Acara Desak Anies di Yogyakarta Mendadak Dipindah, Begini Kronologinya
Selasa, 23 Januari 2024 - 16:21 WIB
loading...
Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan, Foto/Dok Timnas AMIN
A
A
A
YOGYAKARTA - Acara Desak Anies bertema pendidikan mendadak dipindah lokasinya. Tim Pemenangan Daerah menyebut izin acara Desak Anies di Pendopo Sasana Wiratama Tegalrejo Kota Yogyakarta yang mereka kantongi mendadak dibatalkan sepihak.
Pembatalan dilakukan saat panitia tengah mengeset sound system dan panggung untuk acara tersebut, Senin (22/1/2024) malam. Ketua DPW PKB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Ketua Tim Pemenangan AMIN DIY Agus Sulistyono ketika dikonfirmasi membenarkan pembatalan sepihak izin Desak Anies. Bahkan, pembatalan tersebut dilakukan mepet dengan kegiatan.
"Sudah mengantongi (izin). Izin kami itu ditandangani kepala Pendopo Sasana Wiratama di sini, namanya Pak Johar," tutur Agus Sulis ketika dikonfirmasi wartawan.
Pemilik pendopo bersedia memberikan izin dengan berbagai persyaratan. Tim pun tetap memenuhi persyaratan tersebut. Setelah mendapatkan izin, pihaknya langsung melakukan setting sound system panggung. Namun, tiba-tiba dari pihak pengelola memberi kabar kepada petugas setting sound system bernama Muhammad Abrar bahwa ada pihak yang tidak mengizinkan.
Baca Juga: Kampanye Akbar di Stadion Mini Cikarang, Anies: Jawa Barat Luar Biasa
Pembatalan dilakukan saat panitia tengah mengeset sound system dan panggung untuk acara tersebut, Senin (22/1/2024) malam. Ketua DPW PKB Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Ketua Tim Pemenangan AMIN DIY Agus Sulistyono ketika dikonfirmasi membenarkan pembatalan sepihak izin Desak Anies. Bahkan, pembatalan tersebut dilakukan mepet dengan kegiatan.
"Sudah mengantongi (izin). Izin kami itu ditandangani kepala Pendopo Sasana Wiratama di sini, namanya Pak Johar," tutur Agus Sulis ketika dikonfirmasi wartawan.
Pemilik pendopo bersedia memberikan izin dengan berbagai persyaratan. Tim pun tetap memenuhi persyaratan tersebut. Setelah mendapatkan izin, pihaknya langsung melakukan setting sound system panggung. Namun, tiba-tiba dari pihak pengelola memberi kabar kepada petugas setting sound system bernama Muhammad Abrar bahwa ada pihak yang tidak mengizinkan.
Baca Juga: Kampanye Akbar di Stadion Mini Cikarang, Anies: Jawa Barat Luar Biasa
Lihat Juga :