Rieke Diah Pitaloka Sentil Gibran: Yang Oon Cukup Si Oneng Saja
Selasa, 23 Januari 2024 - 09:40 WIB
loading...
Cawapres Mahfud MD (kiri), Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dalam debat Pilpres 2024 di JCC, Jakarta, Minggu (21/1/2024). FOTO/MPI/ALDHI CHANDRA
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Rieke Diah Pitaloka menyentil calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka yang bertindak konyol dalam debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1/2024) malam. Gibran melakukan aksi celingak celinguk dengan beralasan mencari jawaban cawapres nomor urut 3, Mahfud MD yang tidak ia temukan.
"Jadi tema debat kemarin luas banget, dari lubuk hati saya yang paling dalam, yang 'oon' cukup si Oneng saja," kata Rieke yang juga pemeran tokoh Oneng dalam serial Bajaj Bajuri kepada wartawan di Media Center TPN Ganjar-Mahfud di Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).
Anggota Komisi VI DPR itu menekankan semua problematika harus ada aturan perundang-undangan dan penegakan hukum. Tidak bisa problematika hanya diselesaikan dengan hilirisasi nikel.
"Semua problematika yang multi kompleks ini harus ada aturan perundang-undangannya, dan harus ada penegakan hukumnya. Tidak bisa semua problematika diselesaikan dengan hilirisasi nikel," ujarnya.
Rieke menilai gestur Gibran dalam debat cawapres yang dihelat di JCC Senayan, Jakarta layak seperti bermain pantomim dan stand up comedy. "Mungkin sedang main pantomim atau stand up comedy," ungkapnya.
Untuk diketahui, Gibran menampilkan gestur celangak-celinguk saat mendengar jawaban dari Mahfud MD dalam debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1/2024). Gibran saat itu mempertanyakan bagaimana cara mengatasi greenflation (inflasi hijau) kepada Mahfud MD.
"Jadi tema debat kemarin luas banget, dari lubuk hati saya yang paling dalam, yang 'oon' cukup si Oneng saja," kata Rieke yang juga pemeran tokoh Oneng dalam serial Bajaj Bajuri kepada wartawan di Media Center TPN Ganjar-Mahfud di Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).
Anggota Komisi VI DPR itu menekankan semua problematika harus ada aturan perundang-undangan dan penegakan hukum. Tidak bisa problematika hanya diselesaikan dengan hilirisasi nikel.
"Semua problematika yang multi kompleks ini harus ada aturan perundang-undangannya, dan harus ada penegakan hukumnya. Tidak bisa semua problematika diselesaikan dengan hilirisasi nikel," ujarnya.
Rieke menilai gestur Gibran dalam debat cawapres yang dihelat di JCC Senayan, Jakarta layak seperti bermain pantomim dan stand up comedy. "Mungkin sedang main pantomim atau stand up comedy," ungkapnya.
Untuk diketahui, Gibran menampilkan gestur celangak-celinguk saat mendengar jawaban dari Mahfud MD dalam debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1/2024). Gibran saat itu mempertanyakan bagaimana cara mengatasi greenflation (inflasi hijau) kepada Mahfud MD.
Lihat Juga :