TPN Sebut Ganjar-Mahfud Akan Berupaya Selesaikan Konflik Agraria Lewat Redistribusi dan Restitusi
Senin, 22 Januari 2024 - 18:39 WIB
loading...
Direktur Pemberdayaan Perempuan TPN Ganjar-Mahfud, Sandrayati Moniaga mengatakan Ganjar-Mahfud akan berupaya menyelesaikan konflik agraria, lewat upaya redistribusi dan restitusi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Pemberdayaan Perempuan TPN Ganjar-Mahfud , Sandrayati Moniaga mengatakan Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan berupaya menyelesaikan konflik agraria, lewat upaya redistribusi dan restitusi.
Hal itu disampaikan Sandrayati dalam diskusi bertema 'Kalkulasi Kebijakan Redistribusi Tanah dan Administrasi Keadilan Sosial Lewat Pemenuhan Hak Ulayat dan Masyarakat Adat' di Media Center TPN Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).
Baca juga: TPN Sebut Isu Reforma Agraria yang Disinggung Mahfud MD Lanjutkan Agenda Jokowi
"Bagaimana dengan isu reforma agraria? Reforma agraria dijelaskan oleh Pak Mahfud memang ada legalisasi kemudian ada redistribusi, reforma agraria juga mencakup restitusi atau pemulihan hak dan khusus agenda Ganjar-Mahfud ada penyelesaian konflik," ujarnya.
"Kenapa perlu itu? Karena negara kita itu memang mendapat warisan baik zaman Kolonial dan pemerintahan Orde Baru konflik agraria yang luar biasa," sambung Sandra.
Hal itu disampaikan Sandrayati dalam diskusi bertema 'Kalkulasi Kebijakan Redistribusi Tanah dan Administrasi Keadilan Sosial Lewat Pemenuhan Hak Ulayat dan Masyarakat Adat' di Media Center TPN Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2024).
Baca juga: TPN Sebut Isu Reforma Agraria yang Disinggung Mahfud MD Lanjutkan Agenda Jokowi
"Bagaimana dengan isu reforma agraria? Reforma agraria dijelaskan oleh Pak Mahfud memang ada legalisasi kemudian ada redistribusi, reforma agraria juga mencakup restitusi atau pemulihan hak dan khusus agenda Ganjar-Mahfud ada penyelesaian konflik," ujarnya.
"Kenapa perlu itu? Karena negara kita itu memang mendapat warisan baik zaman Kolonial dan pemerintahan Orde Baru konflik agraria yang luar biasa," sambung Sandra.
Lihat Juga :