Jenderal Polisi Aktif di Korps Brimob, Nomor 6 Terjun dalam Operasi Tatoli di Tim-Tim
Senin, 22 Januari 2024 - 05:15 WIB
loading...
Sebanyak 8 jenderal polisi aktif bertugas di Korps Brimob saat ini. FOTO/INSTAGRAM @humaskorpsbrimob
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah jenderal polisi , baik bintang 1, 2, maupun bintang 3, saat ini aktif di Korps Brimob Polri. Salah satunya pernah terjun dalam Operasi Tatoli di Timor Timur.
Brimob merupakan singkatan dari Brigade Mobile, pelaksana utama Mabes Polri yang khusus menangani kejahatan berintensitas dan berkadar tinggi. Berdasarkan keterangan sejarah di situs resminya, cikal bakal Korps Brimob adalah Tokubetsu Keisatsu Tai di masa pendudukan Jepang. Setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, satuan ini mengalami beberapa kali perubahan nama menjadi Polisi Istimewa, Mobil Brigade (Mobrig), dan sejak 14 November 1961 diindonesiakan menjadi Brigade Mobile (Brimob).
Seiring waktu, Korps Brimob juga mengalami perubahan struktur organisasi. Dari awalnya dipimpin oleh polisi berpangkat Kombes Pol, kemudian Kolonel, Brigadir Jenderal/Brigjen (jenderal bintang 1), Inspektur Jenderal/Irjen (jenderal bintang 2), dan kini Komisaris Jenderal/Komjen (jenderal bintang 3).
Baca juga: Panglima TNI Mutasi 114 Perwira Tinggi, Ini Daftar Nama-namanya
Perubahan struktur organisasi Korps Brimob terbaru terjadi pada 10 Maret 2023. Komandan Korps Brimob (Dankor Brimob diemban oleh polisi berpangkat Komjen Pol dan Wadankor Brimob berpangkat Irjen. Di bawahnya adalah Kepala Biro Perencanaan, Administrasi, dan Operasi (Karorenminops), Komandan Pasukan Pelopor (Danpaspelopor), dan Komandan Pasukan Gegana (Danpasgegana) yang berpangkat Brigjen.
Selain itu, ada juga Komandan Pasukan (Danpas) Brimob di wilayah yang berkedudukan di Aceh, Kalimantan Timur, dan Papua. Mereka juga berpangkat Brigjen atau jenderal bintang 1. Lalu siapa saja jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob saat ini?
![Jenderal Polisi Aktif di Korps Brimob, Nomor 6 Terjun dalam Operasi Tatoli di Tim-Tim]()
FOTO/WIKIPEDIA
Jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob pertama adalah Komjen Pol Imam Widodo. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 tersebut saat ini menjabat sebagai Dankor Brimob sejak 14 Oktober 2023.
Sebelum menjabat Dankor Brimob, polisi kelahiran Malang, 22 September 1967 itu mengemban sejumlah jabatan mentereng. Antara lain Kapolres Tanjungpinang, Wadansat Brimob Polda Metro Jaya (2008), Dansat Brimob Polda Aceh (2010), Danden Gegana Korbrimob Polri (2013), dan Danpasgegana Korbrimob Polri (2017).
Selanjutnya, Imam Widodo dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2019), Danpaspelopor Korbrimob Polri (2020), dan pada 27 Maret 2023 diangkat menjadi Wadankor Brimob Polri (2023). Tujuh bulan kemudian, ia diangkat menjadi Dankor Brimob Polri.
Sebagai bagian dari pasukan Brimob, Imam Widodo juga pernah terjun ke dalam operasi militer, salah satunya Operasi Newangkawi pada 2019 (saat ini berubah menjadi Operasi Damai Cartenz). Tak sekedar turun, Imam juga memimpin operasi gabungan antara kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengekang pemberontak separatis bersenjata di Papua.
![Jenderal Polisi Aktif di Korps Brimob, Nomor 6 Terjun dalam Operasi Tatoli di Tim-Tim]()
FOTO/INSTAGRAM @humaskorpsbrimob
Selanjutnya ada Irjen Pol Ramdani Hidayat, jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob. Saat ini, abituren Akpol 1990 itu menjabat sebagai Wadankor Brimob sejak 14 Oktober 2023.
Ramdani Hidayat juga tumbuh besar di Brimob. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakasat Brimob Polda Sumsel (2003), Kasat Brimob Polda Bengkulu (2004), Kasat Brimob Polda Banten (2006), dan Kasat Brimob Polda Bali (2008).
Polisi kelahiran Malang, 18 Desember 1968 itu kemudian diangkat menjadi Kapolres Bangli pada 2010. Setehun kemudian, Ramdani Hidayat dimutasi menjadi Kasat Brimob Polda Sulsel, Kasat II Pelopor Korbrimob Polri (2013), Kasat Brimob Polda Kaltim (2015), dan Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2016).
Selanjutnya, lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) itu diangkat sebagai Dansat Brimob Polda Metro Jaya (2018), Kabaglog Korbrimob Polri (2019), Karoprovos Divpropam Polri (2020), Analis Kebijakan Utama Bidang Provos Polri (2021), Wakapolda Papua (2022), dan Wadankorbrimob Polri (2023).
Brimob merupakan singkatan dari Brigade Mobile, pelaksana utama Mabes Polri yang khusus menangani kejahatan berintensitas dan berkadar tinggi. Berdasarkan keterangan sejarah di situs resminya, cikal bakal Korps Brimob adalah Tokubetsu Keisatsu Tai di masa pendudukan Jepang. Setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, satuan ini mengalami beberapa kali perubahan nama menjadi Polisi Istimewa, Mobil Brigade (Mobrig), dan sejak 14 November 1961 diindonesiakan menjadi Brigade Mobile (Brimob).
Seiring waktu, Korps Brimob juga mengalami perubahan struktur organisasi. Dari awalnya dipimpin oleh polisi berpangkat Kombes Pol, kemudian Kolonel, Brigadir Jenderal/Brigjen (jenderal bintang 1), Inspektur Jenderal/Irjen (jenderal bintang 2), dan kini Komisaris Jenderal/Komjen (jenderal bintang 3).
Baca juga: Panglima TNI Mutasi 114 Perwira Tinggi, Ini Daftar Nama-namanya
Perubahan struktur organisasi Korps Brimob terbaru terjadi pada 10 Maret 2023. Komandan Korps Brimob (Dankor Brimob diemban oleh polisi berpangkat Komjen Pol dan Wadankor Brimob berpangkat Irjen. Di bawahnya adalah Kepala Biro Perencanaan, Administrasi, dan Operasi (Karorenminops), Komandan Pasukan Pelopor (Danpaspelopor), dan Komandan Pasukan Gegana (Danpasgegana) yang berpangkat Brigjen.
Selain itu, ada juga Komandan Pasukan (Danpas) Brimob di wilayah yang berkedudukan di Aceh, Kalimantan Timur, dan Papua. Mereka juga berpangkat Brigjen atau jenderal bintang 1. Lalu siapa saja jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob saat ini?
Jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob:
1. Komjen Pol Drs Imam Widodo, MHan

FOTO/WIKIPEDIA
Jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob pertama adalah Komjen Pol Imam Widodo. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 tersebut saat ini menjabat sebagai Dankor Brimob sejak 14 Oktober 2023.
Sebelum menjabat Dankor Brimob, polisi kelahiran Malang, 22 September 1967 itu mengemban sejumlah jabatan mentereng. Antara lain Kapolres Tanjungpinang, Wadansat Brimob Polda Metro Jaya (2008), Dansat Brimob Polda Aceh (2010), Danden Gegana Korbrimob Polri (2013), dan Danpasgegana Korbrimob Polri (2017).
Selanjutnya, Imam Widodo dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2019), Danpaspelopor Korbrimob Polri (2020), dan pada 27 Maret 2023 diangkat menjadi Wadankor Brimob Polri (2023). Tujuh bulan kemudian, ia diangkat menjadi Dankor Brimob Polri.
Sebagai bagian dari pasukan Brimob, Imam Widodo juga pernah terjun ke dalam operasi militer, salah satunya Operasi Newangkawi pada 2019 (saat ini berubah menjadi Operasi Damai Cartenz). Tak sekedar turun, Imam juga memimpin operasi gabungan antara kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengekang pemberontak separatis bersenjata di Papua.
2. Irjen Pol Ramdani Hidayat, SH

FOTO/INSTAGRAM @humaskorpsbrimob
Selanjutnya ada Irjen Pol Ramdani Hidayat, jenderal polisi yang aktif di Korps Brimob. Saat ini, abituren Akpol 1990 itu menjabat sebagai Wadankor Brimob sejak 14 Oktober 2023.
Ramdani Hidayat juga tumbuh besar di Brimob. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakasat Brimob Polda Sumsel (2003), Kasat Brimob Polda Bengkulu (2004), Kasat Brimob Polda Banten (2006), dan Kasat Brimob Polda Bali (2008).
Polisi kelahiran Malang, 18 Desember 1968 itu kemudian diangkat menjadi Kapolres Bangli pada 2010. Setehun kemudian, Ramdani Hidayat dimutasi menjadi Kasat Brimob Polda Sulsel, Kasat II Pelopor Korbrimob Polri (2013), Kasat Brimob Polda Kaltim (2015), dan Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2016).
Selanjutnya, lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) itu diangkat sebagai Dansat Brimob Polda Metro Jaya (2018), Kabaglog Korbrimob Polri (2019), Karoprovos Divpropam Polri (2020), Analis Kebijakan Utama Bidang Provos Polri (2021), Wakapolda Papua (2022), dan Wadankorbrimob Polri (2023).
Lihat Juga :