Wacana Kubu Anies dan Ganjar Bersatu Harus Dipadukan Kekuatan Rakyat
Jum'at, 19 Januari 2024 - 21:37 WIB
loading...
Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo bersama Anies Baswedan dalam sebuah acara. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Wacana bergabungnya kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD disambut positif oleh sejumlah kalangan. Penggabungan itu dinilai sudah seharusnya dilakukan agar tercipta garis tegas antara penguasa dan rakyat.
Hal ini disampaikan pengamat politik Hendri Satrio menanggapi peluang bergabungnya kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dalam kemungkinan putaran kedua Pilpres 2024. Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu memandang perlu ada garis tegas antara yang ingin terus berkuasa dengan yang menginginkan demokrasi.
Menurut Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, komunikasi antara kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud juga harus melibatkan masyarakat sipil. Hal ini penting untuk melawan pihak yang ingin terus berkuasa dan menghancurkan reformasi.
Baca juga: Soal Isu Koalisi Anies-Ganjar, Jusuf Kalla: Bagus, Demi Kemajuan Bangsa
"Komunikasi antarrakyat, komunikasi antara 01-03 (kubu Anies dan Ganjar), komunikasi antarpegiat demokrasi harus dilaksanakan dan implementasinya diwujudkan," kata Hensat dalam keterangannya dikutip, Jumat (19/1/2024).
Hal ini disampaikan pengamat politik Hendri Satrio menanggapi peluang bergabungnya kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud dalam kemungkinan putaran kedua Pilpres 2024. Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu memandang perlu ada garis tegas antara yang ingin terus berkuasa dengan yang menginginkan demokrasi.
Menurut Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, komunikasi antara kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud juga harus melibatkan masyarakat sipil. Hal ini penting untuk melawan pihak yang ingin terus berkuasa dan menghancurkan reformasi.
Baca juga: Soal Isu Koalisi Anies-Ganjar, Jusuf Kalla: Bagus, Demi Kemajuan Bangsa
"Komunikasi antarrakyat, komunikasi antara 01-03 (kubu Anies dan Ganjar), komunikasi antarpegiat demokrasi harus dilaksanakan dan implementasinya diwujudkan," kata Hensat dalam keterangannya dikutip, Jumat (19/1/2024).
Lihat Juga :