Tak Usut Peretasan Akun Instagramnya, Mahfud MD Sebut Pelakunya Orang Nakal

Kamis, 18 Januari 2024 - 13:34 WIB
loading...
Tak Usut Peretasan Akun...
Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi perihal akun Instagram pribadinya yang diretas beberapa hari yang lalu. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi perihal akun Instagram pribadinya yang diretas beberapa hari yang lalu. Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan oleh orang yang nakal.

Awalnya Mahfud mengatakan bahwa akun Instagramnya hanya diretas sebentar dan untungnya tidak mengunggah hal-hal yang berbau politik. Dirinya memastikan bahwa hingga saat ini akun Instagramnya sudah dikendalikan sepenuhnya.

Baca juga: Akun Instagram Mahfud MD Kembali Pulih Setelah Diretas 2 Jam

"Ya namanya diretas ya diretas, tapi itu hanya setengah hari. Hanya sempat memposting satu gambar yang juga tidak punya nilai politis apa-apa. Kayaknya orang mainan. Sekarang sudah sepenuhnya di bawah kendali," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Meski akunnya diretas, Mahfud mengaku hal tersebut tidak akan dibahas secara khusus dalam pemerintahan.

"Nggak lah yang kayak gini udah banyak. Udah tau, pemerintah udah tau banyak kayak gini sejak dulu. Kecuali baru satu yang kena. Gitu-gitu kan banyak. Politisi banyak, tokoh-tokoh figur publik juga banyak. Itu biasa orang nakal gitu," jelas Mahfud.

Mahfud juga menegaskan bahwa kasus peretasan akun Instagramnya itu tidak akan diusut lebih jauh lagi. "Nggak (diusut)," ucapnya.

Sekadar informasi, akun Instagram Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 3, Mahfud MD sempat mengalami peretasan. Hal itu diketahui dari sebuah postingan sebuah video di akun @mohmahfudmd.

Dari postingan tersebut, tampak menampilkan sejumlah tentara bermain bola. Mereka tampak menyundul sebuah bola berwarna biru. Video itu diposting sekitar pukul 16.17 WIB.

Baca juga: TPN Selidiki Peretasan Akun Instagram Mahfud MD

"Tuhan ada di atas saya, siapa yang bisa mengendalikan saya?" demikian keterangan postingan tersebut yang tertulis menggunakan bahasa asing dan telah diterjemahkan oleh fitur penerjemah di Instagram.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Mahfud: Rekomendasi...
Mahfud: Rekomendasi Komisi Reformasi Polri Ingin Ciptakan Polisi Sipil
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Berita Terkini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved