Operasi Damai Cartenz 2024 di Papua Diperpanjang, Langkah Polri Diapresiasi

Minggu, 14 Januari 2024 - 11:06 WIB
loading...
Operasi Damai Cartenz...
Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Papua, dengan memperpanjang pelaksanaan Operasi Damai Cartenz, Minggu (14/1/2024). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Papua. Hal itu dibuktikannya dengan memperpanjang pelaksanaan Operasi Damai Cartenz yang berlaku sejak tanggal 1 Januari hingga 31 Desember 2024.

Diperpanjangnya Operasi Damai Cartenz 2024 tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aliansi Mahasiswa dan Milenial untuk Indonesia (AMMI), Arip Nurahman.

"AMMI mengapresiasi Polri yang memperpanjang Operasi Damai Cartenz 2024 ini, karena sebagaimana kita tahu di tahun sebelumnya telah banyak menorehkan prestasi dalam upaya menjaga Kamtibmas di wilayah Papua," ujar Arip dalam keterangannya, Minggu (14/1/2024).

Baca juga: Polri Ubah Operasi Nemangkawi Jadi Damai Cartenz

Ia pun menyambut baik operasi ini tetap berfokus pada penegakan hukum terhadap KKB dan KKP. Pasalnya, upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata dan politik dapat menciptakan Papua yang lebih aman dan damai.

"Penegakan hukum harus terus kita dorong karena aksi teror dan kekerasan yang dilakukan oleh KKB telah banyak menimbulkan kerusakan berbagai fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah, bahkan kekejaman KKB telah banyak menelan korban jiwa warga sipil asli Papua," terangnya.

Sebelumnya, operasi ini terus berfokus pada penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Politik (KKP) di Papua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved