Kapolri: Perbedaan Pendapat Memilih Capres-Cawapres Lumrah di Negara Demokrasi

Jum'at, 12 Januari 2024 - 16:57 WIB
loading...
Kapolri: Perbedaan Pendapat...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai perbedaan pendapat memilih calon presiden dan wakil presiden lumrah di negara demokrasi. Foto/Divisi Humas Polri
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajarannya agar dapat menjaga suasana damai di tahun politik. Hal itu diungkap dalam acara Perayaan Natal Mabes Polri 2023 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan.

Sigit menjelaskan, di tahun politik akan banyak dinamika yang terjadi di masyarakat akibat perbedaan pendapat dalam memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Namun, kata Sigit, hal tersebut lumrah terjadi di negara demokrasi.

"Tahun yang baru ini, tahun yang penuh dengan dinamika, karena kita akan masuk ke dalam tahapan inti pemilu dan tentunya kita sampaikan bahwa di dalam pemilu selalu terjadi perbedaan pendapat, ada yang memilih pasangan A, pasangan B, pasangan C. Itu jamak, biasa terjadi, karena kalau tidak beda-beda maka langsung aklamasi, kan kira kira begitu," kata Sigit seperti diunggah YouTube Divisi Humas Polri, dikutip Jumat (12/1/2024).

Baca juga: Kapolri Minta Tokoh Lintas Agama Jadi Pendingin Suhu Politik

Sigit menjelaskan, setiap warga negara mempunyai hak untuk memilih pasangan capres-cawapres sesuai hati nuraninya. Namun jangan sampai melahirkan fanatisme yang berujung konflik antarmasyarakat Indonesia. “Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Presiden Indonesia, harus bisa meredam konflik yang muncul akibat perbedaan pendapat tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Semangat Perayaan Natal, Kapolri Serukan Jaga Toleransi Beragama hingga Pemilu Damai

Sigit menjelaskan, selain meredam perbedaan agar tidak menjadi konflik berkepanjangan, tugas pemimpin yang sudah terpilih adalah melanjutkan dan meningkatkan prestasi yang sudah ada dari pemimpin sebelumnya.

"Kita menginginkan siapa pun pemimpin yang saat ini kemudian naik menjadi pasangan calon tentu lah para pemimpin-pemimpin terbaik. Yang kita cari adalah pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan, bukan karena perbedaan akhirnya, bukan pemimpin yang kita cari, tapi yang kita pelihara perbedaan terus dan kemudian itu kita bawa dalam konflik," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Jenderal Sigit Bentuk...
Jenderal Sigit Bentuk Polresta Baru Khusus di IKN, Dijabat AKBP Supriyanto
Rekomendasi
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved