Anies Kasih Nilai 11 dari 100 Kinerja Kemhan era Prabowo, Kawendra TKN: Penuh Motif Politik

Selasa, 09 Januari 2024 - 23:34 WIB
loading...
Anies Kasih Nilai 11...
Wakil Komandan TKN Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Kawendra Lukistian menanggapi penilaian Anies Baswedan terhadap kinerja Kementerian Pertahanan era kepemimpinan Prabowo Subianto. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional ( TKN ) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Kawendra Lukistian menanggapi penilaian capres nomor urut 1 Anies Baswedan terhadap kinerja Kementerian Pertahanan (Kemhan) era kepemimpinan Prabowo Subianto. Dalam Debat Ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024, Anies kasih skor 11 dari 100.

Kawendra pun menilai skor atau nilai yang diberikan Anies penuh motif politik. Sebab, menurut Kawendra yang merupakan calon anggota legislatif (caleg) DPR-RI dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IV yang meliputi Jember dan Lumajang itu, penilaian terbaik dan objektif adalah dari rakyat Indonesia.

“Bagi Pak Prabowo, pemberi skor penilaian terbaik dan objektif atas kinerjanya adalah rakyat Indonesia. Bukan capres, yang sedang berkompetisi,” kata Kawendra, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.

Baca juga: Kinerja Kemhan Disorot di Debat Capres, Airlangga: Jawaban Prabowo Bukan Sekadar Teori



“Sebab penilaiannya penuh motif politik dan kepentingan, dan penilaian semacam itu tidak datang dari hati nurani dan niat tulus semata-mata untuk bangsa,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membela calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto. Dia menilai apa yang disampaikan Prabowo dalam debat ketiga adalah apa yang sudah dilakukan pemerintah.

Airlangga mengatakan, jawaban Prabowo atas pertanyaan dari panelis maupun capres lain tak lagi sekadar teori, namun apa yang sudah dilakukan oleh Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). "Apa yang dijawab itu adalah jawaban-jawaban apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah, termasuk Pak Prabowo. Bukan dalam tataran teori, itu best practice," kata Airlangga, Senin (8/1/2024).

Baca juga: Prabowo Dapat Rapor Merah, Pengamat Kasih Anies Nilai 5 Selama Gubernur DKI

Airlangga menegaskan, apa yang disampaikan Prabowo benar adanya. Bahwa, semua masyarakat Indonesia bahkan seluruh negara-negara di dunia juga merasakan dampak pandemi Covid-19 selama tiga tahun. Kondisi itu harus memaksa seluruh kementerian, termasuk Kementerian Pertahanan untuk melakukan refocusing anggaran.

Airlangga sendiri saat musibah Covid-19 menyerang ditunjuk sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). "Saya memimpin penanganan Covid-19 diperintahkan Pak Presiden langsung, dan itu kepentingannya adalah untuk rakyat yang pertama. Jadi sudah sesuai dengan UUD bahwa kesejahteraan rakyat dan keamanan rakyat adalah yang utama. Itulah yang dilakukan (Prabowo). Jadi yang disampaikan sudah benar," tegas Airlangga.

Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ini menambahkan, wajar jika Prabowo mendapat serangan dari capres lain yang menjadi lawan debatnya. Menurutnya, hal itu justru menunjukkan siapa yang sudah unggul dari ketiga capres di Pilpres 2024 ini. "Yang unggul pasti diserang, jadi karena perbedaannya sudah relatif tinggi, jadi itu biasa-biasa saja (diserang di debat)," pungkas Menko Perekonomian ini.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Rekomendasi
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved