Kaesang Ungkap Alasannya Grace dan Isyana Hampiri Moderator Debat Capres

Selasa, 09 Januari 2024 - 14:04 WIB
loading...
Kaesang Ungkap Alasannya...
Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep mengatakan, telah mendapatkan informasi terkait Grace dan Isyana menghampiri moderator pada jeda istirahat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran terpantau menghampiri moderator dalam Debat Ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024) malam. Momen itu terjadi usai segmen 2.

Adapun pengurus TKN Prabowo-Gibran yang hampiri moderator ialah Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, dan politikus PSI Isyana Bagoes Oka.

Merespons hal ini, Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep mengatakan, telah mendapatkan informasi terkait Grace dan Isyana menghampiri moderator pada jeda istirahat. Kedua petinggi PSI melakukan protes karena ada ketidaksportifan.

"Mbak Grace itu protes karena ada ketidaksportifan mengenai hand sign," ujar Kaesang di Bangka Belitung, Selasa (9/1/2024).

Baca juga: Momen TKN Prabowo-Gibran Hampiri Moderator saat Jeda Iklan di Debat Capres

Kaesang menilai, tindakan yang dilakukan kedua petinggi PSI tidak mengejutkan Kaesang. Kaesang menganggap, protes yang dilayangkan Grace dan Isyana merupakan hal yang biasa saat mengetahui adanya tindakan ketidak sportifan.

"Biasalah Mbak Grace akan protes mengenai hal-hal seperti itu," ucap Kaesang.

Seperti diketahui, pada debat capres yang diselenggarakan KPU, Grace dan Isyana naik ke podium saat jeda iklan atau istirahat antara segmen dua dan tiga pada debat. Grace dan Isyana menghampiri dan berbicara kepada moderator yakni Ariyo dan Anisha.

Grace menilai ada ketidaksportifan yang dilakukan Capres Ganjar Pranowo melakukan salam tiga jari secara berulangkali. Hal itu dilakukan Ganjar saat Prabowo Subianto dan Anies Baswedan mendapatkan kesempatan untuk berbicara.

Grace Natalie mengatakan, mempertanyakan terkait keberadaan pendukung Paslon yang duduk di belakang moderator mengacungkan tangan saat Paslon lainnya menjawab pertanyaan.

"Gerakan pendukung Paslon pasti akan tertangkap mata paslon. Itu ada dalam sudut pandang mata paslon," ujar Grace.

Bukan tidak mungkin, gerakan yang dilakukan pendukung Paslon akan menganggu konsentrasi semua Paslon berbicara. "Waktu masing-masing calon presiden sangat terbatas sekitar dua menit. Dalam waktu pendek mereka harus fokus berpikir," tutup Grace.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaesang, Ketua Timses...
Kaesang, Ketua Timses Reynaldo Hadiri Malam Kolaborasi Daerah
Kaesang Perkenalkan...
Kaesang Perkenalkan Senator Lampung Jadi Kader Baru PSI
Silaturahmi ke Ponpes...
Silaturahmi ke Ponpes Al Munawir Bantul, PSI Ambil Jeda dan Ngecas Batin
Putri Mantan Kapolri...
Putri Mantan Kapolri Hijrah ke Partainya Kaesang
Kaesang Tolak Laporan...
Kaesang Tolak Laporan ABS, Faldo: Struktur Partai Jadi Kunci Kemenangan 2029
Kaesang Sebut Jawa Tengah...
Kaesang Sebut Jawa Tengah Kandang Gajah, Jubir PSI Bicara Basis Utama Loyalis Jokowi
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
Rakorwil di Papua Barat...
Rakorwil di Papua Barat Daya, Kaesang Minta Kader PSI Lengkapi Struktur Sampai Bawah
Rekomendasi
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Berita Terkini
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved