Soal Data Pertahanan di Debat Capres, Jokowi: Ada yang Bisa Dibuka, Banyak Harus Dirahasiakan

Senin, 08 Januari 2024 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Diberitakan sebelumnya, Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mencecar Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto terkait penurunan indeks pertahanan Indonesia. Apalagi saat ini, Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

"Pak Prabowo Saya senang sekali bapak memantik Saya, data Saya tidak benar, silakan bantah data Saya hari ini Pak. Dan saya izinkan kalau ada staf mau bantu silakan berdiri di sebelahnya, izinkan," kata Ganjar mengawali pertanyaannya kepada Prabowo di sesi tanya jawab debat ketiga Pilpres 2024, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Ganjar pun mengungkapkan, penurunan indeks pertahanan Indonesia dimulai Global Based Index yang bersumber Institute for Economics and Peace. "Pak, Global Based Index kita menurut sumber Institute for Economics and Peace kita turun Pak. Kalau close up boleh, saya bawakan ini dari rumah," jelasnya.

"Mari kita bicara data yang benar, Global Militarisation Index kita sumbernya Bonn International Centre for Conflict Studies (BICC) turun, semua skornya ada. Kapabilitas militer kita, ini dari Lowy Institute Asia Power Index turun. Proporsi anggaran pertahanan kita sumbernya IISS (International Institute for Strategic Studies) sumbernya Military Balance+ turun," jelas Ganjar.

Tidak hanya itu, Ganjar juga mencecar Prabowo terkait Kekuatan Pokok Minimum atau Minimum Essential Forces (MEF) diperlukan untuk mewujudkan kekuatan pertahanan negara yang ideal yang tidak mencapai target.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama Pertahanan hingga Teknologi
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Isu Hankam hingga Pendidikan Dibahas
Regionalisme Asia dan...
Regionalisme Asia dan Dilema Indonesia di Tengah Struktur Global
Isu Perjanjian Akses...
Isu Perjanjian Akses Udara untuk Militer AS, DPR: Seluruh Kerja Sama Harus Hormati Prinsip Kedaulatan
Dunia Semakin Tidak...
Dunia Semakin Tidak Aman, Belanja Militer Global Cetak Rekor Tembus Rp50.280 Triliun
Kemitraan Strategis...
Kemitraan Strategis RI–Korsel Perkuat Posisi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Teknologi
Cegah Serangan Rusia...
Cegah Serangan Rusia Tanpa Bantuan AS, UE Butuh Waktu 4 Tahun Bangun Militer
Rekomendasi
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Infografis
4 Alasan Ukraina Bisa...
4 Alasan Ukraina Bisa Runtuh pada 2025, Banyak Kota yang Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved