Soal Data Pertahanan di Debat Capres, Jokowi: Ada yang Bisa Dibuka, Banyak Harus Dirahasiakan
Senin, 08 Januari 2024 - 17:25 WIB
loading...
Presiden Jokowi merespons data pertahanan bangsa Indonesia, bahwa tidak bisa semuanya dibuka dan dijabarkan dalam debat Pilpres 2024, Senin (8/1/2024). Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons mengenai data pertahanan bangsa Indonesia, bahwa tidak bisa semuanya dibuka dan dijabarkan dalam forum terbuka khususnya debat Pilpres 2024. Menurutnya, ada data-data pertahanan yang harus tetap dipertahankan atau tidak diungkapkan.
"Yang berkaitan dengan pertahanan, yang berkaitan dengan keamanan negara, yang berkaitan dengan alutsista itu ada yang bisa terbuka. Tapi banyak yang memang harus kita rahasiakan," kata Jokowi dalam keterangannya, Senin (8/1/2024).
Jokowi mengatakan, data pertahanan tidak bisa dibuka sembarangan. Sebab katanya, di dalam data tersebut ada strategi besar negara Indonesia.
"Karena ini menyangkut strategi besar negara, enggak bisa semua dibuka kaya toko kelontong, enggak bisa," ungkapnya.
Baca juga: Sayangkan Prabowo Tak Buka Data Capaian Pertahanan, Ganjar: Anda Harus Akui Saya Benar
"Yang berkaitan dengan pertahanan, yang berkaitan dengan keamanan negara, yang berkaitan dengan alutsista itu ada yang bisa terbuka. Tapi banyak yang memang harus kita rahasiakan," kata Jokowi dalam keterangannya, Senin (8/1/2024).
Jokowi mengatakan, data pertahanan tidak bisa dibuka sembarangan. Sebab katanya, di dalam data tersebut ada strategi besar negara Indonesia.
"Karena ini menyangkut strategi besar negara, enggak bisa semua dibuka kaya toko kelontong, enggak bisa," ungkapnya.
Baca juga: Sayangkan Prabowo Tak Buka Data Capaian Pertahanan, Ganjar: Anda Harus Akui Saya Benar
Lihat Juga :