Jaga Suara di Pilpres 2024, Capres-Cawapres Diimbau Perkuat Saksi TPS

Minggu, 07 Januari 2024 - 17:45 WIB
loading...
Jaga Suara di Pilpres...
Direktur Eksekutif Indigo Network Radian Syam menyarankan para paslon capres cawapres memperkuat saksi di TPS yang paham UU Pemilu. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) disarankan menyiapkan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilpres 2024 . Hal itu penting untuk mencegah dan mengantisipasi kecurangan sekaligus menjaga perolehan suara.

Direktur Eksekutif Indigo Network Radian Syam menjelaskan para paslon capres cawapres harus menyiapkan saksi di TPS yang paham Undang-undang (UU) Pemilu karena pertarungannya berada di TPS.

“Jangan teriak curang tapi tidak kuat saksi dan bukti saat 14 Februari 2024 karena saksi TPS akan menjadi alat penentu satu putaran atau tidaknya pelaksanaan Pilpres 2024 ini,” ujar Radian saat Talkshow “Menakar Pilpres Satu Putaran” yang diselenggarakan Indigo Network bersama dengan Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Indonesia Maju, Minggu (7/1/2024).

Baca juga: Cegah Kecurangan, TPN Ganjar-Mahfud Siapkan 1,6 Juta Saksi di Seluruh TPS

Dosen Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini juga mengingatkan kepada para kandidat agar jangan menuduh ada kecurangan jika tidak memiliki data. ”Semua ada aturan mainnya ada lembaga pengawas pemilu Bawaslu, jika ada indikasi penyelenggara pemilu melanggar etik ada DKPP, dan nanti jika ada perselisihan hasil pemilu ada Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

Ketum Repnas Anggawira menyebut, tren survei terus naik, semangat para relawan, pendukung, dan simpatisan untuk menang semakin berkobar. Bahkan, banyak yang bergabung ke Prabowo-Gibran. “Apalagi pascadebat cawapres kemarin, Mas Gibran tampil on fire,” ujar Anggawira yang juga Co Founder Indigo Network.

Baca juga: Hadapi Pemilu 2024, PPP Gelar Pelatihan Saksi se-Indonesia

Dalam diskusi tersebut empat narasumber lainnya yang merupakan Peneliti Indigo Networks yakni, Ikhsan Tualeka, Tantan Taufik Lubis, Maikal Febrian. Mereka memiliki pandangan yang hampir sama bahwa kemungkinan pilpres berlangsung 2 putaran masih terbuka cukup lebar. Hal itu berdasarkan hasil pantauan dari beberapa hasil survei domestik maupun internasional.

Apalagi masih ada waktu kurang lebih satu bulan ke depan untuk masing-masing calon untuk memasang strategi merebut suara pemilih yang belum mantap pada pilihannya. Berdasarkan hasil survei salah satu lembaga survei nasional jumlahnya cukup besar mencapai 42%. Hal ini dipertegas oleh Mikhail Febrian yang merupakan peneliti Polmark.

Advokat senior nasional Defrizal Djamaris menyebut, yang terpenting adalah bagaimana supaya Pemilu 2024 ini hasilnya legitimate dan diakui. “Penguatan lembaga penyelenggara pemilu harus menjadi conccern bersama untuk menjawab pertanyaan publik akan isu-isu kecurangan dalam Pemilu 2024,” katanya.

Peneliti Indigo Networks lainnya, Tantan Taufik Lubis menegaskan, negara harus diisi oleh kebijaksanaan kebijaksanaan, karena kebijaksanaan itulah yang akan membawa bangsa dan rakyat ini kepada keadilan dan kesejahteraan dalam pembangunan berbagai aspek.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Buka Rapim TNI, Panglima...
Buka Rapim TNI, Panglima Agus Apresiasi Jajarannya Jaga Situasi Kondusif Pemilu 2024
KPU-Bawaslu Jakarta...
KPU-Bawaslu Jakarta Dapat Skor Indeks Kepatuhan Etik Penyelenggara Pemilu Terendah
Momen Akrab Anies dan...
Momen Akrab Anies dan Ganjar Bertemu, Netizen: Menyala Pak!
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Israel akan Copot Pengeras...
Israel akan Copot Pengeras Suara untuk Azan di Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved