Golkar Minta KPK Tak Tebang Pilih dalam Menuntaskan Kasus E-KTP

Sabtu, 24 Maret 2018 - 18:46 WIB
Golkar Minta KPK Tak...
Golkar Minta KPK Tak Tebang Pilih dalam Menuntaskan Kasus E-KTP
A A A
JAKARTA - Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan komitmen dan sikap Partai Golkar pada periode kepemimpinan Airlangga Hartarto cukup clear terhadap isu korupsi. Salah satu keputusan penting dalam Rakernas Golkar beberapa waktu lalu adalah dikukuhkannya tag line kampanye Partai Golkar dalam menghadapi Pileg dan Pilpres yang memasukkan diksi "Bersih" di dalamnya.

"Setelah beberapa kali berubah-ubah, diuji coba, kemudian mendapat feedback, akhirnya diputuskan pada Rapat Pleno DPP beberapa hari sebelumnya dan kemudian dikukuhkan menjadi keputusan Rakernas bahwa tagline Pileg: 4G: Golkar Bersih, Golkar Bangkit, Golkar Maju, Golkar Menang. Sementara tagline untuk Pilpres adalah 4G: Golkar Bersih, Golkar Maju, Golkar Menang, Jokowi 2 Periode," ujarnya melalui rilis yang diterima SINDOnews, Sabtu (24/3/2018).

Menurutnya, hal itu dapat dimaknai bahwa Golkar memang memiliki niat, dasar filosofis, tujuan, dan cita-cita yang mulia ingin membangun Indonesia yang bebas dari korupsi dengan menegaskan diksi "Bersih" dalam tema, isu, dan tagline kampanyenya. Bukan hanya sekadar komitmen dan tagline, Golkar pun sudah menunjukkan sikap tegasnya terkait isu pemberantasan korupsi.

"Golkar mendukung penuh upaya KPK, termasuk langkah-langkah yang dilakukan akhir-akhir ini, dan Golkar telah melakukan tindakan tegas organisatoris terhadap kader/pimpinan partai yang terjerat korupsi," tegasnya.

Serupa dengan sikap itu, lanjut Doli, Golkar memberi apresiasi yang tinggi dan dukungan kepada Setya Novanto, yang dengan kesadaran barunya membantu KPK mengungkap dan menuntaskan kasus megaskandal korupsi e-KTP dengan setuntas-tuntasnya. Dia menilai KPK harus lebih serius dan sungguh-sungguh menyikapi kesadaran serta niat yang ditunjukkan Setya Novanto itu.

"KPK harus benar-benar objektif dan tidak tebang pilih. Termasuk bila juga masih ada kader Golkar yang disebut-sebut. Walaupun kami tidak mengingkan itu benar-benar terjadi. Itulah komitmen Golkar," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved