Proses Hukum Peserta Pilkada Dinilai Beri Kepastian bagi Pemilih

Rabu, 14 Maret 2018 - 01:31 WIB
Proses Hukum Peserta...
Proses Hukum Peserta Pilkada Dinilai Beri Kepastian bagi Pemilih
A A A
JAKARTA - Sikap Menko Polhukam Wiranto yang meminta penundaan proses hukum beberapa calon kepala daerah diduga terlibat kasus korupsi yang ditangani KPK, menuai kritik publik dan ditolak sejumlah lembaga pemantau pemilu.

Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Sunanto menganggap sikap KPU dan Bawaslu yang mengklaim tidak membahas apalagi setuju penundaan tersebut dianggap tepat.

"Semua proses hukum harus terus lanjut karena itu hukum tidak ada kaitannya dengan pencalonan," ujar Sunato saat dihubungi SINDOnews, Selasa (13/3/2018).

Menurut pria yang akrab disapa Cak Nanto ini, pihaknya mendukung langkah penegak hukum seperti KPK untuk mengungkap kasus dugaan korupsi yang ditengarahi dilakukan sejumlah peserta pilkada.

Menurutnya, langkah KPK ini akan mempermudah pemilih untuk memilih calon yang dianggap berintegtritas dan bebas dari sangkaan korupsi. "Kasus hukum harus terang benderang agar ada kepastian sekaligus sebagai bagian preferensi pemilih," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved