Peringati Harlah ke-81 Taufiq Kiemas, Basarah: Banyak Berikan Suri Teladan
Senin, 01 Januari 2024 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Taufiq Kiemas terkenal sebagai tokoh yang konsisten dalam perjuangan merajut persaudaraan dan kebangsaan Indonesia. Maka di tahun-tahun politik ini harus diteladani oleh semua pemimin politik Indonesia dalam merajut persaudaraan dan kebangsaan kita," ujar Basarah.
Basarah yang juga Wakil Ketua MPR RI menjelaskan, jasa besar Taufiq Kiemas dalam menghidupkan Pancasila sebagai fondasi dasar negara Indonesia sangatlah besar, terutama di masa setelah runtuhnya Orde Baru atau di masa awal reformasi.
Pada masa orde baru, jelas Basarah, ada program Penataran Pedoman Pengamalan dan Penghayatan Pancasila (P4) yang saat itu wajib diikuti oleh anak mahasiswa baru masuk kuliah, ataupun para pegawai yang akan naik pangkat. Penataran P4 di masa Orde Baru itu tujuannya untuk memantapkan ideologi Pancasila.
Tetapi di awal-awal reformasi atau setelah Orde Baru tumbang, Program Penataran P4 itu dibatalkan, dan sejak saat itu Pancasila hanya menjadi memori bagi rakyat. Dalam kondisi inilah, Taufiq Kiemas hadir untuk menghidupkan kembali Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia.
"Maka di tahun 2010 Pak Taufiq Kiemas mulai mengangkat kembali memori kita tentang ideologi Pancasila, dan tentang bernegara. Maka yang menjadi Ketua MPR RI l untuk pertama kalinya dilaksakan peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2010 di Gedung MPR RI, dan dilanjutkan 2012 beliau membuat program Sosialisasi 4 pilar MPR RI," tutur Basarah.
Berkat jasa Taufiq Kiemas yang saat itu menjadi Ketua MPR RI, negara terus menyelenggarakan program P4 serta intensif melaksanakan program sosialisasi 4 pilar MPR RI.
Basarah yang juga Wakil Ketua MPR RI menjelaskan, jasa besar Taufiq Kiemas dalam menghidupkan Pancasila sebagai fondasi dasar negara Indonesia sangatlah besar, terutama di masa setelah runtuhnya Orde Baru atau di masa awal reformasi.
Pada masa orde baru, jelas Basarah, ada program Penataran Pedoman Pengamalan dan Penghayatan Pancasila (P4) yang saat itu wajib diikuti oleh anak mahasiswa baru masuk kuliah, ataupun para pegawai yang akan naik pangkat. Penataran P4 di masa Orde Baru itu tujuannya untuk memantapkan ideologi Pancasila.
Tetapi di awal-awal reformasi atau setelah Orde Baru tumbang, Program Penataran P4 itu dibatalkan, dan sejak saat itu Pancasila hanya menjadi memori bagi rakyat. Dalam kondisi inilah, Taufiq Kiemas hadir untuk menghidupkan kembali Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia.
"Maka di tahun 2010 Pak Taufiq Kiemas mulai mengangkat kembali memori kita tentang ideologi Pancasila, dan tentang bernegara. Maka yang menjadi Ketua MPR RI l untuk pertama kalinya dilaksakan peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2010 di Gedung MPR RI, dan dilanjutkan 2012 beliau membuat program Sosialisasi 4 pilar MPR RI," tutur Basarah.
Berkat jasa Taufiq Kiemas yang saat itu menjadi Ketua MPR RI, negara terus menyelenggarakan program P4 serta intensif melaksanakan program sosialisasi 4 pilar MPR RI.
Lihat Juga :