Ganjar Pranowo Minta Penyaluran Bansos Jangan Dipolitisasi: Itu Hak Rakyat
Sabtu, 30 Desember 2023 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
“Ya sekarang bansos sudah menjadi komoditas yang baunya politik ya, dulu ada yang menyampaikan ‘jangan pilih Ganjar, nanti dia akan menghentikan bansos’. Yang statement seperti itu rasa-rasanya tidak ngerti aturan gitu,” jelasnya.
“Bansos itu disetujui oleh DPR, setelah diusulin pemerintah, dan secara sektoral saya kira Kemensos yang sudah menyiapkan ya dan itu rutin,” sambung dia.
Ia menegaskan bahwa apabila ada bantuan tambahan akibat kondisi kemasyarakatan merupakan hal yang baik. Kendati begitu, dalam tahun politik menurutnya akan ada pihak yang mengklaim bansos tersebut.
Oleh karena itu, Ganjar menilai perlu ada perbaikan pada proses penyaluran. Ia pun menjelaskan dengan adanya KTP Sakti penyaluran bansos itu akan lebih tepat sasaran.
“Jadi dengan identitas itu seluruh profil masyarakat penerima manfaat itu sudah ter-capture di situ, sehingga lebih tepat sasaran. Ini yang dari dulu tidak pernah selesai, waktu saya jadi gubernur itu juga begitu kok, kenapa datanya selalu berubah begitu, ini segera diambil tindakan lebih cepat, maka kalau dengan KTP, sudahlah satu KTP saja nanti di dalamnya sudah terekam data kependudukannya,” jelasnya.
“Bansos itu disetujui oleh DPR, setelah diusulin pemerintah, dan secara sektoral saya kira Kemensos yang sudah menyiapkan ya dan itu rutin,” sambung dia.
Ia menegaskan bahwa apabila ada bantuan tambahan akibat kondisi kemasyarakatan merupakan hal yang baik. Kendati begitu, dalam tahun politik menurutnya akan ada pihak yang mengklaim bansos tersebut.
Oleh karena itu, Ganjar menilai perlu ada perbaikan pada proses penyaluran. Ia pun menjelaskan dengan adanya KTP Sakti penyaluran bansos itu akan lebih tepat sasaran.
“Jadi dengan identitas itu seluruh profil masyarakat penerima manfaat itu sudah ter-capture di situ, sehingga lebih tepat sasaran. Ini yang dari dulu tidak pernah selesai, waktu saya jadi gubernur itu juga begitu kok, kenapa datanya selalu berubah begitu, ini segera diambil tindakan lebih cepat, maka kalau dengan KTP, sudahlah satu KTP saja nanti di dalamnya sudah terekam data kependudukannya,” jelasnya.
Lihat Juga :