Menhub Ungkap Dampak Positif Pelabuhan Internasional Patimban
Senin, 10 Agustus 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu kata Budi, dengan adanya Peti Kemas dan Kendaraan Bermotor (Car Terminal) di Pelabuhan Patimban diyakini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas khususnya untuk ekspor-impor produk kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok.
Sebab selama ini, kendaraan berat termasuk angkutan ekspor-impor kendaraan menyumbang pada kemacetan lalu lintas khususnya ruas antara Bekasi-Tanjung Priok, Jakarta.
Pelabuhan juga diharapkan dapat mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, memperkuat ketahanan ekonomi, sekaligus mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas dari dan menuju Jakarta.
Saat ini lanjut Budi, proyek pembangunan tahap I Pelabuhan Patimban hampir rampung atau lebih dari 90 persen. Rencananya pelabuhan di Subang, Jawa Barat itu dapat diselesaikan pada Oktober 2020, sehingga bisa dilakukan soft launching pada bulan November.
"Kami berharap semua pihak kerja keras agar Pelabuhan Patimban ini mulai dapat beroperasi pada November 2020," kata Budi.
Sebab selama ini, kendaraan berat termasuk angkutan ekspor-impor kendaraan menyumbang pada kemacetan lalu lintas khususnya ruas antara Bekasi-Tanjung Priok, Jakarta.
Pelabuhan juga diharapkan dapat mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, memperkuat ketahanan ekonomi, sekaligus mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas dari dan menuju Jakarta.
Saat ini lanjut Budi, proyek pembangunan tahap I Pelabuhan Patimban hampir rampung atau lebih dari 90 persen. Rencananya pelabuhan di Subang, Jawa Barat itu dapat diselesaikan pada Oktober 2020, sehingga bisa dilakukan soft launching pada bulan November.
"Kami berharap semua pihak kerja keras agar Pelabuhan Patimban ini mulai dapat beroperasi pada November 2020," kata Budi.
Lihat Juga :