Ganjar-Mahfud Jadikan KTP Sakti Program Unggulan, Sat Set Semua Layanan dalam 1 Kartu

Jum'at, 22 Desember 2023 - 12:36 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Jadikan...
Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjadikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sakti menjadi salah satu program unggulan di Pilpres 2024. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjadikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sakti menjadi salah satu program unggulan di Pilpres 2024. Seperti apa program KTP Sakti dan manfaatnya bagi masyarakat?

Program KTP Sakti sejatinya melanjutkan apa yang sudah dilakukan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Ganjar mengatakan KTP Sakti mengacu dari KTP elektronik yang sudah diterapkan saat ini. Begitu terpilih menjadi presiden, dia akan langsung menerapkannya.

Baca juga: Entaskan Kemiskinan, Ganjar-Mahfud Usung Program Satu Sarjana, Satu Keluarga Miskin

“Sebenarnya awal dari KTP elektronik dibuat, maka tugas kita dan saya mengonsolidasikan agar rakyat jauh lebih mudah menggunakan identitas tunggalnya,” ujarnya pada Jumat 15 Desember 2023 lalu.

Perlu diketahui, pemerintah saat ini telah merencanakan program integrasi data yakni 'Satu Data Indonesia” pada 2019, namun belum bisa terlaksana.

Penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penting dalam pendataan, yakni untuk meningkatkan efisiensi administrasi, memudahkan akses layanan publik, membuka peluang baru untuk investasi, membantu pemerintah meningkatkan pendapatan, serta mempercepat transformasi digital di seluruh sektor.

KTP Sakti semua pelayanan bisa tersimplifikasi. Cukup pakai NIK, masyarakat bisa sat set mengakses jaminan sosial dan lainnya.

Saat ini bantuan sosial yang diterima masyarakat belum terpusat pada satu kartu, melainkan tercecer dalam beberapa, seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Tani, Kartu PKH, BPJS Kesehatan, dan sebagainya.

Nantinya, dengan KTP Sakti semua data dari berbagai lembaga akan diintegrasikan. Namun, hal ini membutuhkan kerja sama antarlembaga yang tujuannya bisa mempercepat pelayan publik.

Lantas bagaimana dengan keamanan data pengguna? Perlu regulasi, khususnya mengatur standar keamanan data dan privasi individu serta transparansi penggunaan data.

Selain itu, pengumpulan dan pembersihan data untuk memastikan kualitas dan keakuratan data. Kemudian, pemeliharaan database untuk memastikan bahwa data tetap terorganisasi, terintegrasi, dan dapat diakses secara efisien.

Baca juga: Program Ganjar-Mahfud Sediakan 17 Juta Lapangan Kerja, Simak 4 Strateginya

Standarisasi format data juga diperlukan untuk memastikan bahwa struktur data konsisten dan mudah dipahami.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan TikToker yang Diduga Palsukan Status di KTP
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
UTBK SNBT 2026 Dimulai...
UTBK SNBT 2026 Dimulai Hari Ini, Jangan Lupa Bawa 5 Dokumen Wajib Berikut
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Kepala Dinas Kesehatan Cek Kabar Warga Baduy Ditolak RS, Ini Hasilnya
Apakah Foto KTP Bisa...
Apakah Foto KTP Bisa Diganti? Berikut Penjelasannya
Rekomendasi
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Berita Terkini
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Infografis
Elektabilitas Ganjar...
Elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul dalam Tiga Hasil Survei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved