Kapolda Sumatera Selatan di Era Jokowi, Nomor 1 dan 7 Sandang Gelar Profesor
Jum'at, 22 Desember 2023 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya Agung banyak ditempatkan di bidang lalu lintas yakni sebagai Dirlantas Polda Kalimantan Selatan, Dirlantas Polda Jawa barat, Anjak Madya Bidang Regident Korlantas Polri, dan Wakakorlantas Polri.
Pada Juni 2015, Agung diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Selatan dan setahun kemudian menjadi Kakorlantas Polri. Selanjutnya dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Jawa Barat, Kabaintelkam Polri, dan Irwasum Polri. Kini Agung telah pensiun meninggalkan Korps Bhayangkara dengan pangkat terakhir Komjen Pol.
![Kapolda Sumatera Selatan di Era Jokowi, Nomor 1 dan 7 Sandang Gelar Profesor]()
FOTO/DOK.SINDOnews
Kapolda Sumsel di era Jokowi berikutnya adalah Irjen Pol Zulkarnaen. Lulusan Akpol 1985 ini mengemban jabatan itu pada periode 25 Agustus 2017-20 Juni 2019.
Sebelum menjabat Kapolda Sumsel, Zulkarnain pernah mengembang sejumlah tugas kepolisian. Antara lain Kapolres Ternate (2002), Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Kapolres Muara Enim, dan Wadirintelkam Polda Sumsel.
Selanjutnya, polisi kelahiran Tanah Merah, Ogan Komering Ulu Timur, 31 Oktober 1961 itu dipercaya menjadi Kapoltabes Banda Aceh (2006), Kabid Telematika Polda Metro Jaya (2008), Kabid Humas Polda Metro Jaya, dan Direktur Kerja Sama dan Humas PPATK (2013).
Zulkarnain kemudian diangkat menjadi Kapolda Maluku Utara pada 2015, Kapolda Riau (2016), Kapolda Sumsel (2017), dan Kakorpolairud Baharkam Polri. Kini lulusan Sespim Polri 2000 itu telah pensiun dengan pangkat terakhir Irjen Pol.
![Kapolda Sumatera Selatan di Era Jokowi, Nomor 1 dan 7 Sandang Gelar Profesor]()
FOTO/HUMAS POLRI
Firli Bahuri juga masuk dalam daftar Kapolda Sumsel di era Jokowi. Lulusan Akpol 1990 itu menjabat Kapolda Sumsel periode 20 Juni 2019-8 November 2019.
Nama Firli Bahuri cukup populer sejak terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Desember 2019. Selama memimpin lembaga antirasuah itu, Firli kerap mendapat sorotan negatif dari masyarakat. Puncaknya, Firli malah terjerat kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Akibat status tersangka itu, Firli Bahuri diberhentikan sementara dari jabatan Ketua KPK pada 24 November 2023. Presiden Jokowi lalu menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara.
"Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keppres Pemberhentian Sementara Ketua KPK Firli Bahuri sekaligus menetapkan Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Jumat (24/11/2023).
Sebagai seorang polisi, Firli Bahuri pernah mengemban sejumlah jabatan di Polri. Antara lain Danton II Sabhara Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, Danton III Sabhara Polres Metri Jakarta Timur, Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Polres Liquica dan Polres Dili, Timor Timur.
Firli pertama kali memimpin teritori tingkat kabupaten/kota saat ditunjuk menjadi Kapolres Lampung Timur pada 2001. Kemudian ia diangkat menjadi Wakapolres Lampung Tengah, Kapolres Kebumen, Kapolres Brebes, dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat.
Selanjutnya, polisi kelahiran Lontar, Ogan Komering Ulu (OKU), 8 November 1963 itu, dimutasi menjadi Ajudan Wakil Presiden RI pada 2012. Kemudian diangkat menjadi Wakapolda Banten, Wakapolda Jawa Tengah, dan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Firli kemudian berkarier di KPK sebagai Deputi Penindakan pada 2018. Setelah itu, lulusan Sespim 2004 itu dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Selatan, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Pada 2019, Firli mengikuti seleksi pimpinan KPK dan terpilih menjadi Ketua. Firli kini telah pensiun dari Polri dengan pangkat terakhir Komjen Pol.
![Kapolda Sumatera Selatan di Era Jokowi, Nomor 1 dan 7 Sandang Gelar Profesor]()
FOTO/WIKIPEDIA
Selanjutnya ada nama Priyo Widyanto dalam deretan Kapolda Sumatera Selatan di era Jokowi. Akpol lulusan 1988 ini menjabat Kapolda Sumsel pada periode 8 November 2019–1 Mei 2020.
Sejumlah jabatan di tubuh Polri pernah diemban Priyo Widyanto. Antara lain Kapolres 50 Kota, Kapolres Sijunjung, Wadirsamapta Polda Sumut, Kaden A Hartib Pruprovos Divpropam Polri, dan Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri.
Pada Juni 2015, Agung diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Selatan dan setahun kemudian menjadi Kakorlantas Polri. Selanjutnya dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Jawa Barat, Kabaintelkam Polri, dan Irwasum Polri. Kini Agung telah pensiun meninggalkan Korps Bhayangkara dengan pangkat terakhir Komjen Pol.
4. Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara

FOTO/DOK.SINDOnews
Kapolda Sumsel di era Jokowi berikutnya adalah Irjen Pol Zulkarnaen. Lulusan Akpol 1985 ini mengemban jabatan itu pada periode 25 Agustus 2017-20 Juni 2019.
Sebelum menjabat Kapolda Sumsel, Zulkarnain pernah mengembang sejumlah tugas kepolisian. Antara lain Kapolres Ternate (2002), Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Kapolres Muara Enim, dan Wadirintelkam Polda Sumsel.
Selanjutnya, polisi kelahiran Tanah Merah, Ogan Komering Ulu Timur, 31 Oktober 1961 itu dipercaya menjadi Kapoltabes Banda Aceh (2006), Kabid Telematika Polda Metro Jaya (2008), Kabid Humas Polda Metro Jaya, dan Direktur Kerja Sama dan Humas PPATK (2013).
Zulkarnain kemudian diangkat menjadi Kapolda Maluku Utara pada 2015, Kapolda Riau (2016), Kapolda Sumsel (2017), dan Kakorpolairud Baharkam Polri. Kini lulusan Sespim Polri 2000 itu telah pensiun dengan pangkat terakhir Irjen Pol.
5. Irjen Pol Drs Firli Bahuri, MSi

FOTO/HUMAS POLRI
Firli Bahuri juga masuk dalam daftar Kapolda Sumsel di era Jokowi. Lulusan Akpol 1990 itu menjabat Kapolda Sumsel periode 20 Juni 2019-8 November 2019.
Nama Firli Bahuri cukup populer sejak terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Desember 2019. Selama memimpin lembaga antirasuah itu, Firli kerap mendapat sorotan negatif dari masyarakat. Puncaknya, Firli malah terjerat kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Akibat status tersangka itu, Firli Bahuri diberhentikan sementara dari jabatan Ketua KPK pada 24 November 2023. Presiden Jokowi lalu menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara.
"Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keppres Pemberhentian Sementara Ketua KPK Firli Bahuri sekaligus menetapkan Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Jumat (24/11/2023).
Sebagai seorang polisi, Firli Bahuri pernah mengemban sejumlah jabatan di Polri. Antara lain Danton II Sabhara Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, Danton III Sabhara Polres Metri Jakarta Timur, Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Polres Liquica dan Polres Dili, Timor Timur.
Firli pertama kali memimpin teritori tingkat kabupaten/kota saat ditunjuk menjadi Kapolres Lampung Timur pada 2001. Kemudian ia diangkat menjadi Wakapolres Lampung Tengah, Kapolres Kebumen, Kapolres Brebes, dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat.
Selanjutnya, polisi kelahiran Lontar, Ogan Komering Ulu (OKU), 8 November 1963 itu, dimutasi menjadi Ajudan Wakil Presiden RI pada 2012. Kemudian diangkat menjadi Wakapolda Banten, Wakapolda Jawa Tengah, dan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Firli kemudian berkarier di KPK sebagai Deputi Penindakan pada 2018. Setelah itu, lulusan Sespim 2004 itu dimutasi menjadi Kapolda Sumatera Selatan, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri.
Pada 2019, Firli mengikuti seleksi pimpinan KPK dan terpilih menjadi Ketua. Firli kini telah pensiun dari Polri dengan pangkat terakhir Komjen Pol.
6. Irjen Pol Drs Priyo Widyanto, MM

FOTO/WIKIPEDIA
Selanjutnya ada nama Priyo Widyanto dalam deretan Kapolda Sumatera Selatan di era Jokowi. Akpol lulusan 1988 ini menjabat Kapolda Sumsel pada periode 8 November 2019–1 Mei 2020.
Sejumlah jabatan di tubuh Polri pernah diemban Priyo Widyanto. Antara lain Kapolres 50 Kota, Kapolres Sijunjung, Wadirsamapta Polda Sumut, Kaden A Hartib Pruprovos Divpropam Polri, dan Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri.
Lihat Juga :