Duet Prabowo-AHY Sulit Terwujud, Kenapa Ya?

Senin, 10 Agustus 2020 - 09:04 WIB
loading...
A A A
Dia melanjutkan, preferensi sebagian netizen yang menilai pasangan Prabowo-AHY merupakan pasangan capres ideal adalah bagian dari ekspresi demokrasi. "Tetapi menurut saya, pasangan tersebut sulit terwujud. Pasalnya, dua figur tersebut memiliki latar belakang militer," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, walaupun dalam undang-undang pemilu tidak dikenal dikotomi sipil-militer dan di era pemerintahan Orde Baru jabatan presiden dan wakil presiden pernah dijabat oleh figur yang berasal dari latar belakang militer selama beberapa kali periode. "Tetapi dalam konfigurasi politik Indonesia pascareformasi telah terjadi perubahan paradigma," imbuhnya.

Karyono menuturkan, latar belakang sipil dan militer dalam kompetisi politik elektoral seperti halnya pemilihan presiden maupun pemilihan kepala daerah menjadi salah satu pertimbangan serius untuk menentukan pasangan calon. "Dalam catatan sejarah pilpres pascareformasi, justru lebih banyak pasangan capres berlatar belakang sipil yang terpilih," ucapnya.(Baca juga: AHY Posting Foto Bareng Prabowo, Netizen Sebut Pasangan Ideal 2024 ).

Dirinya menjelaskan, sejak pemilihan presiden pascareformasi hingga Pemilu Presiden 2019 hanya SBY ayahnya AHY satu-satunya calon presiden berlatar belakang militer yang terpilih, itu pun berpasangan dengan tokoh sipil. "Dengan demikian, pasangan Prabowo-AHY untuk periode 2024 nampaknya masih sulit diwujudkan," katanya.

Dia menambahkan, partai politik belum berani spekulasi mengusung pasangan capres-cawapres berlatar belakang militer. "Partai politik masih cenderung mengusung pasangan capres dengan kombinasi latar belakang sipil-militer atau sipil-sipil," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Rekomendasi
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved