Beredar Video Zulhas soal Tasyahud 2 Jari, DPP JNK: Harus Minta Maaf kepada Umat Islam
Selasa, 19 Desember 2023 - 22:58 WIB
loading...
Ketua Umum DPP JNK Nanang Firdaus Masduki mengatakan apa yang dilakukan Ketum PAN Zulkifli Hasan memberi kesan mempermainkan, bahkan melecehkan salat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - DPP Jaringan Nasional Keumatan (JNK) menyoroti beredarnya video Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang dianggap melecehkan ibadah salat . Zulhas dalam video tersebut menggambarkan ada kelompok yang dipengaruhi fanatisme terhadap salah satu pasangan capres-cawapres saat menjalankan salat tidak berani melafalkan 'Amin' begitu imam selesai membaca Surat Al Fatihah.
Selain itu, Zulhas juga menggambarkan sekelompok umat Islam yang saking fanatiknya terhadap pasangan capres-cawapres sehingga tidak mau menjulurkan satu telunjuk jari saat tasyahud karena khawatir dikira mendukung paslon lain. Zulhas juga memeragakan dengan menjulurkan dua jari.
Baca juga: Hari Kedua di Padang, Mahfud MD Salat hingga Beri Kuliah Subuh
Ketua Umum DPP JNK Nanang Firdaus Masduki mengatakan apa yang dilakukan pria yang menjabat Menteri Perdagangan itu memberi kesan mempermainkan, bahkan melecehkan salat. Nanang menilai apa yang terjadi dalam video harus dihentikan.
"Apa yang terjadi dalam video yang diperankan oleh Zulhas itu harus dihentikan. Zulhas juga harus meminta maaf kepada umat Islam karena telah menodai sakralitas ibadah salat," ujar Nanang dalam pernyataan resminya, Selasa (19/12/2023).
Selain itu, Zulhas juga menggambarkan sekelompok umat Islam yang saking fanatiknya terhadap pasangan capres-cawapres sehingga tidak mau menjulurkan satu telunjuk jari saat tasyahud karena khawatir dikira mendukung paslon lain. Zulhas juga memeragakan dengan menjulurkan dua jari.
Baca juga: Hari Kedua di Padang, Mahfud MD Salat hingga Beri Kuliah Subuh
Ketua Umum DPP JNK Nanang Firdaus Masduki mengatakan apa yang dilakukan pria yang menjabat Menteri Perdagangan itu memberi kesan mempermainkan, bahkan melecehkan salat. Nanang menilai apa yang terjadi dalam video harus dihentikan.
"Apa yang terjadi dalam video yang diperankan oleh Zulhas itu harus dihentikan. Zulhas juga harus meminta maaf kepada umat Islam karena telah menodai sakralitas ibadah salat," ujar Nanang dalam pernyataan resminya, Selasa (19/12/2023).
Lihat Juga :