Hadiri Istighosah, Yenny Wahid dan Atikoh Doakan Keselamatan Bangsa di Pemilu 2024

Selasa, 19 Desember 2023 - 19:43 WIB
loading...
Hadiri Istighosah, Yenny...
Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid bersama Siti Atikoh Supriyanti, menghadiri istighotsah umum dan doa untuk keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia Pemilu 2024 di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan, Jawa Timur. Foto/MPI
A A A
JAWA TIMUR - Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh bersama Siti Atikoh Supriyanti, istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo , menghadiri istighosah umum dan doa untuk keselamatan bangsa dan Rakyat Indonesia Pemilu 2024. Kegiatan istighotsah tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Pasuruan, Jawa Timur.

Acara ini turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan, KH. Idris Hamid, para kiai, ustaz dan ratusan santriwan dan santriwati.

Yenny Wahid dalam sambutannya menyampaikan Istighotsah Umum dan Doa untuk Keselamatan Bangsa ini dilakukan karena sebentar lagi akan menjalankan proses demokrasi. Yenny menjelaskan, dalam demokrasi menganut sistem di mana semua rakyat setara dan sama di mata hukum.

Baca juga: Siti Atikoh Motivasi Perempuan Indonesia untuk Terus Belajar

"Ini setara dengan prinsip-prinsip dalam Islam. Dalam demokrasi ada prinsip Liberty, Freedom and Justice. Liberty yaitu kebebasan," ujarnya, Selasa (19/12/2023).

Dijelaskannya, di antara kebebasan yang dijamin antara lain kebebasan dalam beribadah, merasa aman, bebas untuk mencari nafkah, bebas untuk mendapatkan akses keadilan, dan bebas untuk bisa sekolah setinggi-setingginya. "Salah satu prinsip Islam adalah keadilan, harus adil kepada semua sekeliling kita. Itulah yang dinamakan Sosio justice atau keadilan sosial," jelasnya.

Baca juga: Sambangi Ponpes Albadru Alaina Tulungagung, Atikoh Selawatan Bareng Ribuan Buruh

Dalam kesempatan ini, Yenny juga menceritakan alasannya mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo - Mahfud MD. Menurutnya, sebelum mendukung paslon nomor urut 3 tersebut telah melakukan sejumlah proses riyadhoh spiritual, bertemua para kiai, dan istikharah dan dawuh.

Selanjutnya mengikuti kata hati sesuai petunjuk dan dhawuh-nya Nabi Muhammad SAW. "Hati kita sudah tahu pemimpin yang dibutuhkan negeri ini. Hati itu yang harus jadi patokan kita," ungkapnya.

Yenny yang kini menjadi Dewan Penasihat Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud mengatakan Indonesia saat ini menjadi 16 negara terkaya di dunia. Dan pada 2045 nanti dipredikasi akan menjadi 5 negara terkaya di dunia.

Namun, kata dia, ada syaratnya untuk menuju hal tersebut. Diantaranya demokrasi dan penegakan hukumnya harus ditegakan. "Sekarang masih juara dalam korupsi. Jadi pemimpin ke depan harus orang yang berani menegakkan hukum, tidak mau kompromi kepada koruptor," tukasnya.

Dengan demikian, menurutnya, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD adalah figur yang pantas memimpin Indonesia kedepan karena orangnya merakyat, orang biasa dan datang dari kalangan biasa. "Beliau bisa merasakan rasa batin ibu-ibu, kecil susahnya menjadi masyarakat biasa itu, pemimpin yang bisa merasakan itu, mau mendengarkan rakyat, dekat dengan rakyat kerjanya sat set," katanya.

Di samping itu, Ganjar-Mahfud memiliki program yang jelas untuk pesantren. Santri akan diberikan beasiswa, pesantren akan diberikan pelatihan kewirausahaan serta guru ngaji akan diberikan perhatian lebih. "Ini bukan janji tapi sudah dilaksanakan saat jadi Gubenur Jawa Tengah," katanya.

Sementara Mahfud MD merupakan kader Gus Dur dan menjadi menteri di era pemerintahan Gus Dur. "Gus Dur mengenali Mahfud MD sebagai pribadi yang jujur," jelasnya.

Sementara itu, istri calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh Supriyanti mengatakan Ganjar-Mahfud memiliki banyak dalam visi misinya untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia.

Di bidang pendidikan, akan dikuatkan keberpihakan baik itu untuk pendidikan formal maupun pesantren. Pesantren ke depan, akan diintegrasikan dengan perusahaan-perusahaan sehingga santri bisa memiliki keahlian dan bisa dioptimalkan. Sehingga selain mendapat pendidikan agama yang akan memperkuat karakter itu juga nanti siap bersaing di dunia profesional.

Selain itu, ada juga program satu keluarga tidak mampu satu sarjana. Program ini sebagai program penanggulangan kemiskinan. "Kalau kita bicara kemiskinan maka yang menjadi tulang punggung untuk penggulangan itu adalah pendidikan baik itu pendidikan agama maupun pendidikan umum," ungkapnya.

Ganjar-Mahfud juga memiliki program untuk menstabilkan harga-harga bahan pokok dengan mengatur disitribusi dari hulu ke hilir. Kemudian ada pula program keberdayaan perempuan dari sisi ketenagakerjaan maupun dari sisi kesehatan.

"Program satu desa, satu puskesmas dengan satu nakes ini juga akan menjadi visi-misi Ganjar Mahfud. Karena kalau di daerah terpencil yang ibu-ibu hamil dan melahirkan harus jauh. Dan masih banyak program pemberdayaan perempuan dari sisi untuk penguatan ekonomi," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Cerita Yenny Wahid tentang...
Cerita Yenny Wahid tentang Perannya saat Gus Dur Menjabat Presiden
Yenny Wahid Bicara Soal...
Yenny Wahid Bicara Soal Polemik Komika Pandji yang Dilaporkan ke Polisi
Perkuat Kemandirian...
Perkuat Kemandirian Ekonomi dan Sosial Perempuan, Wahid Foundation Luncurkan Maitra
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Raih Penghargaan Womens...
Raih Penghargaan Women's Inspiration Awards, Yenny Wahid Dedikasikan untuk Seluruh Perempuan Indonesia
Soal Beda Awal Puasa,...
Soal Beda Awal Puasa, Yenny Wahid Tegaskan Pentingnya Hormati Perbedaan
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Berita Terkini
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved