Luncurkan KTP Sakti, TPN Ganjar-Mahfud: Semua Program Bantuan Jadi Satu Kartu

Kamis, 14 Desember 2023 - 19:29 WIB
loading...
Luncurkan KTP Sakti,...
Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Aris Setiawan Yodi di Media Lounge TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023). Foto/Achmad Al Fiqri/MPI
A A A
JAKARTA - Pasangan capres-cawapres nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD , meluncurkan program KTP Sakti. Nantinya, masyarakat bisa mengakses segala bantuan pemerintah dengan kartu tersebut.

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Aris Setiawan Yodi menjelaskan, KTP Sakti merepresentasikan gerak cepat pelayanan pemerintahan Ganjar-Mahfud. Program itu juga untuk menjawab segala keresahan masyarakat akan lambatnya akses bantuan pemerintah.

"KTP Sakti ini jelas merepresentasikan dan mencerminkan gerak cepatnya Mas Ganjar, sat set. Biasanya kan ada mindset, dari dulu orang katakan birokrasi itu bertele-tele, kalau bisa lambat kenapa harus dipercepat. Nah ini sekarang kalau sudah pakai KTP semua bisa," kata Aris saat ditemui di Media Lounge TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).

Baca juga: Kunjungan ke Bekasi, Ganjar Jelaskan Program KTP Sakti

Dengan KTP Sakti, Aris menambahkan, masyarakat bisa mengakses segala bantuan pemerintah mulai dari PKH, Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga Kartu Tani dan Kartu Nelayan.

"Jadi semua program bantuan pemerintah mulai dari PKH, KIP, Karti sembako bahkan Kartu Tani, Kartu Nelayan terangkum jadi satu di dalam KTP Sakti," terang Aris.

"Jadi orang ga perlu lagi numpuk kartu banyak, tetapi cukup pakai E-KTP. Nah ini luar biasa, ini baru terobosan luar biasa, digitalisasi semua kuat di sana," terang Aris.

Ia berkata, program itu diperuntukan menjawab Indonesia Maju 2045. "Karena memang anak-anak muda ingin yang simpel-simpel saja," tuturnya.

"Jangan kita bawa banyak kartu. Katanya mau negara maju, negara digital, kok masih banyak kartu-kartu. Nah ini semua kartu-kartu yang ada di pemerintah akan dirangkum dalam satu E-KTP, KTP Sakti ini," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan TikToker yang Diduga Palsukan Status di KTP
Warga Baduy Korban Begal...
Warga Baduy Korban Begal Ditolak Rumah Sakit karena Tak Punya KTP, Pratikno: Kami Lacak Ya
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
UTBK SNBT 2026 Dimulai...
UTBK SNBT 2026 Dimulai Hari Ini, Jangan Lupa Bawa 5 Dokumen Wajib Berikut
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Kepala Dinas Kesehatan Cek Kabar Warga Baduy Ditolak RS, Ini Hasilnya
Apakah Foto KTP Bisa...
Apakah Foto KTP Bisa Diganti? Berikut Penjelasannya
Rekomendasi
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Palestina Jadi Salah...
Palestina Jadi Salah Satu dari Dua Negara Anggota Pengamat PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved