Sebelum Debat Capres, Andika Sempat Beri Masukan ke Ganjar soal Isu HAM
Rabu, 13 Desember 2023 - 20:18 WIB
loading...
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa, di Gedung TPN Ganjar Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023). Foto/MPI/Danandaya Arya Putra
A
A
A
JAKARTA - Dalam debat perdana yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo , menyampaikan komitmennya untuk membereskan persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa , sempat menyampaikan beberapa masukan kepada Ganjar terkait hal tersebut.
"Kita juga sudah memberikan masukan ke Mas Ganjar kemarin, sehingga apa yang disampaikan Mas Ganjar dialog dan seterusnya itu kan memang yang waktu itu saya lakukan jadi kita memberikan masukan dan mas Ganjar sangat setuju," kata Andika di Gedung TPN Ganjar Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023).
Andika menyampaikan, dalan menuntaskan permasalahan HAM, perlu mengajak seluruh elemen termasuk kelompok-kelompok outlow, untuk duduk bersama mengadakan suatu berdialog. Sebab mereka juga warga negara Indonesia yang tetap menjadi tanggung jawab negara.
"Mereka juga masyarakat Indonesia hanya memang ada kelompok-kelompok yang kita sebut outlow mereka-mereka yang enggak ikut aturan dan bahkan mungkin tidak punya nilai-nilai kemanusiaan, tetapi mereka adalah tanggung jawab kita," katanya.
Baca juga: Prabowo Joget Gemoy di Depan Ganjar dan Anies saat Bahas HAM pada Debat Capres 2024
"Sebisa mungkin apa yang dikatakan Mas Ganjar ya, kita perlu dialog, kita perlu menjelaskan dan kita juga perlu berusaha untuk merangkul mereka tetapi juga dengan batasan Karena bagaimana pun negara kita adalah negara hukum," sambungnya.
Sebelumnya, Ganjar ingin mengembalikan Undang-Undang (UU) Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) untuk membereskan persoalan pelanggaran HAM. Diketahui, beberapa pasal UU KKR telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kita juga sudah memberikan masukan ke Mas Ganjar kemarin, sehingga apa yang disampaikan Mas Ganjar dialog dan seterusnya itu kan memang yang waktu itu saya lakukan jadi kita memberikan masukan dan mas Ganjar sangat setuju," kata Andika di Gedung TPN Ganjar Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2023).
Andika menyampaikan, dalan menuntaskan permasalahan HAM, perlu mengajak seluruh elemen termasuk kelompok-kelompok outlow, untuk duduk bersama mengadakan suatu berdialog. Sebab mereka juga warga negara Indonesia yang tetap menjadi tanggung jawab negara.
"Mereka juga masyarakat Indonesia hanya memang ada kelompok-kelompok yang kita sebut outlow mereka-mereka yang enggak ikut aturan dan bahkan mungkin tidak punya nilai-nilai kemanusiaan, tetapi mereka adalah tanggung jawab kita," katanya.
Baca juga: Prabowo Joget Gemoy di Depan Ganjar dan Anies saat Bahas HAM pada Debat Capres 2024
"Sebisa mungkin apa yang dikatakan Mas Ganjar ya, kita perlu dialog, kita perlu menjelaskan dan kita juga perlu berusaha untuk merangkul mereka tetapi juga dengan batasan Karena bagaimana pun negara kita adalah negara hukum," sambungnya.
Sebelumnya, Ganjar ingin mengembalikan Undang-Undang (UU) Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) untuk membereskan persoalan pelanggaran HAM. Diketahui, beberapa pasal UU KKR telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Lihat Juga :