Momen Anies Singgung Prabowo terkait Putusan MK Loloskan Gibran Jadi Cawapres
Selasa, 12 Desember 2023 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Merespons hal itu, Prabowo menanggapi soal putusan MK yang menurutnya sudah final dan tidak dapat diubah. Ia pun mengaku tidak masalah jika tidak dipilih rakyat dan tidak takut tidak punya jabatan.
"Memang, suatu perkembangan politik itu ada beberapa segi perspektif. Jadi, tim saya para pakar hukum yang mendampingi saya, bahwa dari segi hukum tidak ada. Pelanggaran etika sudah diambil tindakan dan putusan oleh pihak yang diberi wewenang, kemudian sudah ada tindakan, meski diperdebatkan, karena yang bersangkutan masih memproses. Keputusan itu final dan tidak dapat diubah, saya laksanakan. Kita bukan anak kecil, Mas Anies. Anda sudah paham, sudah lah," ujar Prabowo.
"Intinya rakyat yang putuskan, kalau rakyat tidak suka, jangan pilih kami. Dan saya tidak takut tidak punya jabatan Mas Anies, sori ye, sori ye. Mas Anies, saya tidak punya apa-apa, saya siap mati (Gibran terlihat memprovokasi)," tambahnya.
Lebih lanjut, Prabowo pun menegaskan, kekuasaan tertinggi saat ini adalah rakyat. Ia pun bersedia untuk dihukum jika berkhianat.
"Mas Anies, dalam demokrasi, kekuasaan tertinggi ada di rakyat. Hakim tertinggi ada di rakyat. 14 februari, rakyat mengambil keputusan. Kalau kami berkhianat, rakyat yang menghukum kami!" tuturnya.
"Memang, suatu perkembangan politik itu ada beberapa segi perspektif. Jadi, tim saya para pakar hukum yang mendampingi saya, bahwa dari segi hukum tidak ada. Pelanggaran etika sudah diambil tindakan dan putusan oleh pihak yang diberi wewenang, kemudian sudah ada tindakan, meski diperdebatkan, karena yang bersangkutan masih memproses. Keputusan itu final dan tidak dapat diubah, saya laksanakan. Kita bukan anak kecil, Mas Anies. Anda sudah paham, sudah lah," ujar Prabowo.
"Intinya rakyat yang putuskan, kalau rakyat tidak suka, jangan pilih kami. Dan saya tidak takut tidak punya jabatan Mas Anies, sori ye, sori ye. Mas Anies, saya tidak punya apa-apa, saya siap mati (Gibran terlihat memprovokasi)," tambahnya.
Lebih lanjut, Prabowo pun menegaskan, kekuasaan tertinggi saat ini adalah rakyat. Ia pun bersedia untuk dihukum jika berkhianat.
"Mas Anies, dalam demokrasi, kekuasaan tertinggi ada di rakyat. Hakim tertinggi ada di rakyat. 14 februari, rakyat mengambil keputusan. Kalau kami berkhianat, rakyat yang menghukum kami!" tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :