Kemenkes Sebut Pembangunan Gedung ACT Plab Sejalan dengan UU Kesehatan

Senin, 11 Desember 2023 - 13:53 WIB
loading...
Kemenkes Sebut Pembangunan...
Direktur Jenderal Kefarmasian dan alat kesehatan sekaligus Plt Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Rizka Andalucia (tengah) meresmikan Gedung ACT Plab. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) mendukung penuh metode pengobatan dengan cara terapi stem cell atau sel punca. Cara tersebut dinilai efektif dalam mengobati berbagai jenis penyakit seperti diabetes, jantung dan sebagainya.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Kefarmasian dan alat kesehatan sekaligus Plt Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Rizka Andalucia saat meresmikan Gedung Advanced Cell Therapy Production Laboratory (ACT Plab) di Kramat VII, Senen, Jakarta Pusat. Gedung seluas 2.100 meter persegi yang dibangun Prodia Stem Cell Indonesia (ProSTEM) ini dinilai sejalan dengan UU Kesehatan.

"Dalam Undang-undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 dimuat pasal-pasal yang mendukung terkait teknologi kesehatan untuk mendukung ketahanan kefarmasian sehingga kegiatan ini sejalan dengan agenda transformasi sistem kesehatan khususnya pilar pengembangan teknologi kesehatan," ujarnya, Senin (11/12/2023).

Baca juga: Terapi Stemcell Bisa Tingkatkan Kesembuhan Pasien COVID-19 hingga 2 Kali Lipat

Rizka menegaskan, laboratorium ini telah memenuhi standar Current Good Manufacturing Practicies (cGMP). Menurut Rizka, tidak mudah mendapatkan standar pengolahan stem cell dan sel terapi. Namun demikian hal itu sangat penting untuk dipenuhi.

"Bagaimana pun canggihnya kita membuat penelitian, tapi kalau penjaminan mutu terhadap produk tidak diterapkan maka tidak akan membuahkan hasil yang diharapkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Prodia Stem Cell yang dengan kegigihannya membuat sarana produksi stem cell sampai mendapat sertifikat dari BPOM," katanya.

Baca juga: Mycoplasma Pneumonia Ada di Sekitar Kita, Kemenkes Sigap Lakukan Ini

Direktur ProSTEM Cynthia Retna Sartika menjelaskan, pembangunan laboratorium ini untuk memenuhi permintaan sel punca dan sekretom yang terus meningkat setiap tahunnya.

"Kehadiran ACT-PLab ini penting untuk terapi regeneratif dalam pengobatan penyakit yang sulit diobati secara konvensional. Kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam reformasi kesehatan terutama dibidang teknologi pengobatan regeneratif untuk pasien penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, stroke, osteoatritis dan gangguan lainnya," katanya.

Menurut Cynthia, laboratorium ini dapat memenuhi permintaan sel dan turunannya dengan kapasitas hampir 1.000 kali lebih besar dari fasilitas yang sudah.

"Gedung ini juga dilengkap fasilitas laboratorium uji mutu untuk memastikan bahan baku dan fasilitas yang digunakan, serta produk akhir memiliki kualitas yang baik. Kami berharap kehadiran fasilitas ini mampu mendukung Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri di dalam bidang terapi regeneratif," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Nasional dengan Pembangunan Infrastruktur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved