Jika Menang Pilpres 2024, Ganjar-Mahfud Bakal Buka 17 Juta Lapangan Pekerjaan
Senin, 11 Desember 2023 - 06:45 WIB
loading...
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo - Mahfud MD bakal membuka 17 juta lapangan pekerjaan. Foto/Dok MPI
A
A
A
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo - Mahfud MD bakal membuka 17 juta lapangan pekerjaan. Hal tersebut jika pasangan capres-cawapres yang didukung PDIP, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura itu menang dalam Pilpres 2024.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa menuturkan bahwa Ganjar-Mahfud ingin bonus demografi berdampak positif bagi bangsa. "Jumlah tenaga kerja Indonesia kira-kira 68-70 persen, dan puncaknya nanti di tahun 2030. Hampir 70 persen masyarakat kita adalah mereka yang umurnya harus bekerja," ujar Andika di Jakarta, Minggu (10/12/2023).
Andika mengatakan bahwa usia kerja yang dimaksud berada di rentang 15-64 tahun. Adapun puncak bonus demografi di 2030.
Baca juga: Tim Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud Siap Dampingi Butet Kartaredjasa
Jika dioptimalkan, mantan Panglima TNI ini menyebutkan akan menguntungkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Kerugiannya, kalau jumlah segitu gak ada kerjaan, bisa memicu masalah sosial. Ketika ini terjadi maka ekonomi kita tidak akan tumbuh," ujarnya.
Dia menambahkan pada rentang waktu 2024 hingga 2045, pemerintah yang terpilih harus memastikan kecukupan lapangan kerja. “Mas Ganjar menginginkan tercipta lapangan kerja lima tahun yang akan datang 2024-2029 itu 17 juta, berarti setiap tahunnya kira-kira sekitar tiga jutaan. 1,5 lebih banyak dari yang diciptakan pemerintahan yang sekarang ini dan itu nggak gampang,” ujar Andika.
Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa menuturkan bahwa Ganjar-Mahfud ingin bonus demografi berdampak positif bagi bangsa. "Jumlah tenaga kerja Indonesia kira-kira 68-70 persen, dan puncaknya nanti di tahun 2030. Hampir 70 persen masyarakat kita adalah mereka yang umurnya harus bekerja," ujar Andika di Jakarta, Minggu (10/12/2023).
Andika mengatakan bahwa usia kerja yang dimaksud berada di rentang 15-64 tahun. Adapun puncak bonus demografi di 2030.
Baca juga: Tim Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud Siap Dampingi Butet Kartaredjasa
Jika dioptimalkan, mantan Panglima TNI ini menyebutkan akan menguntungkan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Kerugiannya, kalau jumlah segitu gak ada kerjaan, bisa memicu masalah sosial. Ketika ini terjadi maka ekonomi kita tidak akan tumbuh," ujarnya.
Dia menambahkan pada rentang waktu 2024 hingga 2045, pemerintah yang terpilih harus memastikan kecukupan lapangan kerja. “Mas Ganjar menginginkan tercipta lapangan kerja lima tahun yang akan datang 2024-2029 itu 17 juta, berarti setiap tahunnya kira-kira sekitar tiga jutaan. 1,5 lebih banyak dari yang diciptakan pemerintahan yang sekarang ini dan itu nggak gampang,” ujar Andika.
Lihat Juga :