Ini Alasan Ganjar-Mahfud Kampanye di Kantong Suara Kecil: Kepemimpinan Itu Mendengarkan yang Paling Kecil

Jum'at, 08 Desember 2023 - 14:50 WIB
loading...
Ini Alasan Ganjar-Mahfud...
Capres Ganjar Pranowo saat berpidato dalam deklarasi Progresif di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Jumat (8/12/2023). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkapkan alasannya berkampanye di daerah kantong suara kecil di Pilpres 2024. Menurut Ganjar, kepemimpinan adalah mendengarkan yang paling kecil, mereka yang terpencil, dan memiliki banyak kebutuhan.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan sebagian pihak yang tak berkampanye di daerah kantong suara besar.

"Ada pertanyaan yang menarik masuk kepada saya. Pak Ganjar, hampir titik-titik yang Pak Ganjar datangi adalah daerah dengan suara atau potensi suara pemilih kecil. Kenapa Pak Ganjar tidak konsentrasi pada daerah dengan suara besar?" kata Ganjar saat berpidato dalam deklarasi Progresif di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Jumat (8/12/2023).



Menurutnya, itu merupakan pertanyaan jamak yang kerap muncul bahwa seolah-olah sebuah kepemimpinan itu lahir dari daerah yang memiliki perolehan suara besar.

"Buat saya dan Pak Mahfud tidak. Sebuah kepemimpinan amanah rakyat itu mendengarkan yang paling kecil, yang paling terpencil dan yang paling banyak membutuhkan. Itu adil," kata Ganjar.

Untuk diketahui, Ganjar dan Mahfud memang kerap berkampanye ke daerah terpencil. Pada hari pertama kampanye, Ganjar berkampanye ke Merauke, Papua Selatan. Sementara Mahfud, ke daerah Sabang, Aceh.

Baca juga: Pegiat HAM Nilai Program Satu Desa Satu Faskes Ganjar-Mahfud Sangat Fundamental

Kampanye dilanjutkan Ganjar ke daerah NTT dan NTB. Tak lama berselang, Capres yang diusung Partai Perindo itu ke daerah Kendari, Sulawesi Tenggara dan Palu, Sulawesi Tengah. Teranyar, Ganjar sambangi Balikpapan dan IKN Nusantara.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Digitalisasi Pendidikan:...
Digitalisasi Pendidikan: Ikhtiar Kemajuan atau Ujian Keadilan?
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Satelit N5 Sasar Daerah...
Satelit N5 Sasar Daerah Terpencil dan Terluar
33 SPPG Polri Dibangun...
33 SPPG Polri Dibangun di Wilayah 3T, Kapolri: Komitmen Pemerataan Pelayanan Gizi
Rekomendasi
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved