Vidi Galenso Syarief Kembali Terpilih Jadi Ketum Perhimpunan Alumni Jerman
Rabu, 06 Desember 2023 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Kongres PAJ kali ini berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan sistem "one man, one vote" atau satu orang, satu suara. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PAJ hasil Kongres IX 2020 yang sudah didaftarkan dan sah di Ditjen AHU Kemenkumham Tahun 2021, pemilihan ketua umum menggunakan sistem 1 DPD, 1 suara.
Terpilihnya Vidi Galenso Syarief menjadi Ketua Umum PAJ Nasional periode 2023-2028 dalam kongres yang berlangsung sangat demokratis ini menjadi tonggak kebangkitan Perhimpunan Alumni Jerman dalam menyatukan dua kubu yang selama ini berkonflik untuk mengakhiri perpecahan.
Vidi mengatakan siap menerima amanah kembali untuk memimpin PAJ Nasional periode 2023-2028. "Pertama, kita mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Kongres X pada 3-4 Desember 2023 berjalan lancar, aman dan tidak bermasalah. Dan, Alhamdulillah, saya kemarin mendapat suara mayoritas. Saya Insya Allah siap menerima amanah Kongres X PAJ yang berlangsung sangat demokratis," ujar Vidi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/12/2023).
Ia bertekad mewujudkan tema besar Kongres X yaitu Bersama PAJ Nasional Menuju Indonesia Emas 2045. "Ada satu variabel penting dalam kongres kali ini, yaitu PAJ Nasional. Yang sebelumnya, teman-teman kita di daerah-daerah belum berbadan hukum dan mempunyai kepengurusan," jelasnya.
PAJ Nasional, lanjut Vidi, akan mempunyai kepengurusan DPD se-Indonesia. "Alhamdulillah, sudah ada 20 DPD dari 38 provinsi se-Indonesia. Dan ini, juga merupakan amanah dari Kongres IX PAJ," katanya.
Kemudian, lanjut Vidi, satu variabel lagi yang diatur dalam AD/ART yaitu tentang sistem pemilihan ketua umum. "Sekarang tidak lagi one man, one vote. Tetapi, 1 DPD, 1 suara. Ke depannya, PAJ membuka peluang bekerja sama dengan organisasi alumni Jerman lainnya yang sudah berbadan hukum sendiri sebagai organisasi otonom yang ketua umumnya akan mendapatkan hak suara di kongres berikutnya," papar Vidi.
Terpilihnya Vidi Galenso Syarief menjadi Ketua Umum PAJ Nasional periode 2023-2028 dalam kongres yang berlangsung sangat demokratis ini menjadi tonggak kebangkitan Perhimpunan Alumni Jerman dalam menyatukan dua kubu yang selama ini berkonflik untuk mengakhiri perpecahan.
Vidi mengatakan siap menerima amanah kembali untuk memimpin PAJ Nasional periode 2023-2028. "Pertama, kita mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Kongres X pada 3-4 Desember 2023 berjalan lancar, aman dan tidak bermasalah. Dan, Alhamdulillah, saya kemarin mendapat suara mayoritas. Saya Insya Allah siap menerima amanah Kongres X PAJ yang berlangsung sangat demokratis," ujar Vidi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/12/2023).
Ia bertekad mewujudkan tema besar Kongres X yaitu Bersama PAJ Nasional Menuju Indonesia Emas 2045. "Ada satu variabel penting dalam kongres kali ini, yaitu PAJ Nasional. Yang sebelumnya, teman-teman kita di daerah-daerah belum berbadan hukum dan mempunyai kepengurusan," jelasnya.
PAJ Nasional, lanjut Vidi, akan mempunyai kepengurusan DPD se-Indonesia. "Alhamdulillah, sudah ada 20 DPD dari 38 provinsi se-Indonesia. Dan ini, juga merupakan amanah dari Kongres IX PAJ," katanya.
Kemudian, lanjut Vidi, satu variabel lagi yang diatur dalam AD/ART yaitu tentang sistem pemilihan ketua umum. "Sekarang tidak lagi one man, one vote. Tetapi, 1 DPD, 1 suara. Ke depannya, PAJ membuka peluang bekerja sama dengan organisasi alumni Jerman lainnya yang sudah berbadan hukum sendiri sebagai organisasi otonom yang ketua umumnya akan mendapatkan hak suara di kongres berikutnya," papar Vidi.
Lihat Juga :