Tetap Peringati May Day di Tengah Pandemi Covid-19, Buruh Bakal Lakukan Ini
Kamis, 30 April 2020 - 14:19 WIB
loading...
Presiden KSPI Said Iqbal . Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang terdiri dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) akan memperingati May Day 1 Mei 2020 dalam bentuk bakti sosial dengan memberikan baju APD tenaga medis lengkap ke rumah sakit dan klinik.
Penyerahan APD ini akan dilakukan pada tanggal 1 Mei 2020. Di antaranya di Rumah Sakit di Tangerang akan dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, di rumah sakit di Bekasi akan dipimpin oleh Presiden KSPI Said Iqbal, dan rumah sakit di Jakarta akan dipimpin oleh Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.
Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan, selain melakukan bakti sosial, KSPI juga akan melakukan aksi virtual kampanye di media sosial untuk menyuarakan tiga isu May Day. Ketiga isu tersebut adalah tolak omnibus law, setop PHK, dan liburkan buruh dengan upah dan THR 100%.
"KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar masyarakat bersama-sama memerangi Covid-19,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis kepada SINDOnews, Kamis (30/4/2020).
Hal yang lain, KSPI juga akan melakukan kegiatan yg diberi nama "Penggalangan Dana Buruh for Solidaritas Pangan dan Kesehatan". Di beberapa daerah, tambah Said Iqbal, juga akan dibuka lumbung pangan, dengan mengumpulkan/menyediakan bahan makanan untuk masyarakat sekitar.
Meskipun mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang menunda pembahasan klaster ketetanagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja, dalam peringatan May Day ini KSPI tetap menyuarakan penolakan omnibus law.
"Langkah berikutnya, kami memohon presiden men-drop klaster ketenagakerjaan dari RUU Cipta Kerja," tegasnya.
Penyerahan APD ini akan dilakukan pada tanggal 1 Mei 2020. Di antaranya di Rumah Sakit di Tangerang akan dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, di rumah sakit di Bekasi akan dipimpin oleh Presiden KSPI Said Iqbal, dan rumah sakit di Jakarta akan dipimpin oleh Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.
Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan, selain melakukan bakti sosial, KSPI juga akan melakukan aksi virtual kampanye di media sosial untuk menyuarakan tiga isu May Day. Ketiga isu tersebut adalah tolak omnibus law, setop PHK, dan liburkan buruh dengan upah dan THR 100%.
"KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar masyarakat bersama-sama memerangi Covid-19,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis kepada SINDOnews, Kamis (30/4/2020).
Hal yang lain, KSPI juga akan melakukan kegiatan yg diberi nama "Penggalangan Dana Buruh for Solidaritas Pangan dan Kesehatan". Di beberapa daerah, tambah Said Iqbal, juga akan dibuka lumbung pangan, dengan mengumpulkan/menyediakan bahan makanan untuk masyarakat sekitar.
Meskipun mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang menunda pembahasan klaster ketetanagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja, dalam peringatan May Day ini KSPI tetap menyuarakan penolakan omnibus law.
"Langkah berikutnya, kami memohon presiden men-drop klaster ketenagakerjaan dari RUU Cipta Kerja," tegasnya.
Lihat Juga :