TPN Ganjar-Mahfud Ingatkan Pilpres 2024 Tanpa Isu SARA: Utamakan Gagasan dan Program
Jum'at, 01 Desember 2023 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
"Kampanye damai tanpa Jokowi. Awalnya ada indikasi atau ada banyak ulasan yang menjelaskan bahwa ada intervensi penguasaan dalam proses pemilu kali ini," papar Iwan.
"Kenapa pemilu tanpa Jokowi atau Pilpres 2024 tanpa Jokowi karena kita tidak ingin ada indikasi intervensi penguasa dalam proses kampanye atau melalui kebijakan yang mungkin pro terhadap salah satu paslon," sambung Iwan.
Dia menegaskan pula bahwa Presiden Jokowi harus betul-betul berkomitmen untuk netral dan tidak menggunakan aparatur negara untuk mengintervensi agar memilih salah satu paslon. Mengingat salah satu cawapres yang ikut dalam pesta demokrasi ini adalah putranya, Gibran Rakabuming Raka.
"Jokowi bilang aparat negara netral dan alat negara tidak intervensi. Itu jangan hanya diucapkan saja. Tapi harus dibarengi dengan kenyataan di bawah bahwa tidak ada intervensi penguasa, tidak ada intervensi aparat dan sebagainya," tegasnya.
Menurutnya, kejadian yang menimpa salah satu Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono yang sedang dalam proses pemeriksaan merupakan bentuk intervensi aparat. Sebab, Aiman hanya mengungkap ada dugaan ketidaknetralan TNI-Polri.
Namun demikian, Iwan mengingatkan bahwa saat ini dengan kemajuan teknologi, rakyat langsung yang akan menjadi pengawas jalannya pemilu. Sebab lewat media sosial masyarakat bisa dengan segera menyampaikan apabila ada dugaan kecurangan dan pelanggaran pemilu.
"Apa pun yang terjadi tidak ada yang bisa kita tutupi karena masyarakat sendiri akan menjadi pengawas. Apalagi mereka dekat dengan akses media sosial. Kalau ada kejadian yang melanggar itu cepat tersebar informasinya," jelasnya.
"Kenapa pemilu tanpa Jokowi atau Pilpres 2024 tanpa Jokowi karena kita tidak ingin ada indikasi intervensi penguasa dalam proses kampanye atau melalui kebijakan yang mungkin pro terhadap salah satu paslon," sambung Iwan.
Dia menegaskan pula bahwa Presiden Jokowi harus betul-betul berkomitmen untuk netral dan tidak menggunakan aparatur negara untuk mengintervensi agar memilih salah satu paslon. Mengingat salah satu cawapres yang ikut dalam pesta demokrasi ini adalah putranya, Gibran Rakabuming Raka.
"Jokowi bilang aparat negara netral dan alat negara tidak intervensi. Itu jangan hanya diucapkan saja. Tapi harus dibarengi dengan kenyataan di bawah bahwa tidak ada intervensi penguasa, tidak ada intervensi aparat dan sebagainya," tegasnya.
Menurutnya, kejadian yang menimpa salah satu Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono yang sedang dalam proses pemeriksaan merupakan bentuk intervensi aparat. Sebab, Aiman hanya mengungkap ada dugaan ketidaknetralan TNI-Polri.
Namun demikian, Iwan mengingatkan bahwa saat ini dengan kemajuan teknologi, rakyat langsung yang akan menjadi pengawas jalannya pemilu. Sebab lewat media sosial masyarakat bisa dengan segera menyampaikan apabila ada dugaan kecurangan dan pelanggaran pemilu.
"Apa pun yang terjadi tidak ada yang bisa kita tutupi karena masyarakat sendiri akan menjadi pengawas. Apalagi mereka dekat dengan akses media sosial. Kalau ada kejadian yang melanggar itu cepat tersebar informasinya," jelasnya.
Lihat Juga :