Waketum Partai Perindo Minta Pemerintah dan KPU Serius Tangani Kebocoran Data DPT

Kamis, 30 November 2023 - 20:47 WIB
loading...
Waketum Partai Perindo...
Waketum DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah meminta Kemenkominfo bersama kepolisian dan lembaga keamanan siber mendalami penyebab kebocoran Data KPU.
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ferry Kurnia Rizkiyansyah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan kepolisian dan lembaga keamanan siber mendalami penyebab kebocoran data Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikelola KPU. Sebab kebocoran data KPU merupakan masalah serius.

"Saya berharap Kemenkominfo sudah seharusnya berkomunikasi dengan KPU dan lembaga terkait. Tunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini," kata Ferry Kurnia di Jakarta, Kamis (30/11/2023).

Menurut Kang Ferry, sapaan akrabnya, kebocoran data KPU merupakan masalah yang sangat serius. Sebab, pertaruhannya adalah menyangkut integritas Pemilu 2024 yang jujur dan adil (jurdil). Sejalan dengan itu, nama baik pemerintah juga menjadi pertaruhan. "Jadi hal ini tidak dianggap enteng hanya dengan menyampaikan ke publik, ada motif ini dan motif itu," ucap dia.

Baca juga: Ganjar Minta Penegak Hukum Segera Bertindak Atasi Kebocoran Data KPU

Sementara itu, untuk KPU, Kang Ferry menyarankan agar lembaga penyelenggara pemilu tersebut meningkatkan penguatan keamanan sistem. Dengan demikian, kebocoran data tidak terulang di masa mendatang. Apalagi, kata Kang Ferry, pelaksanaan Pemilu 2024 sudah di depan mata. Jangan sampai isu kebocoran data mendatangkan keraguan publik terhadap KPU.

Baca juga: Bareskrim Dalami Dugaan Kebocoran Data Pemilih Milik KPU

"Terapkan firewall yang kuat dan aturan keamanan jaringan yang ketat untuk melindungi sistem dari serangan siber. Termasuk meningkatkan enkripsi data, pemantauan keamanan real-time, dan uji penetrasi rutin. Hal ini dapat memberikan keyakinan bahwa langkah-langkah pencegahan telah diterapkan secara serius," ucap mantan Komisioner KPU RI ini.

Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie membantah dugaan kebocoran data sekitar 204 juta orang yang masuk dalam DPT Pemilu 2024 dilandasi oleh motif politik, melainkan motif ekonomi. “Kami ingin meyakinkan kalau ini tidak ada motif politik. Ini motif bisnis supaya publik jangan resah dulu, ini (motif) politik apa,” kata Budi usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 29 November 2023.

Budi mengatakan motif ekonomi yang mendalangi pelaku peretasan membobol data DPT menjadi kesimpulan sementara yang diyakini institusinya. Budi juga mengimbau publik untuk tidak mendiskreditkan KPU selaku penyelenggara pemilu atas dugaan kebocoran data yang terjadi.

"Sudah jangan kita salah-menyalahkan. Kami Kemenkominfo tidak mau menyalahkan kementerian/lembaga lain, apalagi KPU ini kan penyelenggara Pemilu tumpuan kita semua, jangan sampai KPU didiskreditkan," katanya.

Sebaliknya, Menkominfo mengatakan persoalan ini menjadi peringatan bagi KPU untuk lebih berhati-hati dalam menjamin keamanan data pemilih. "Ini juga sekaligus warning buat penyelenggara pemilu, buat menjaga sistemnya dengan baik, keamanan datanya dengan baik," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Bicara Ambang Batas...
Bicara Ambang Batas Parlemen, Waketum Perindo: Jangan Sampai Suara Terbuang Sia-sia!
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved