Ganjar Pranowo Tegaskan Urusan Perut Rakyat Tidak Boleh Diliberalisasi
Kamis, 30 November 2023 - 14:58 WIB
loading...
Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menegaskan urusan perut rakyat tidak boleh diliberalisasi, terutama pangan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menegaskan urusan perut rakyat tidak boleh diliberalisasi, terutama pangan . Sehingga, Indonesia harus bisa mewujudkan daulat pangan.
Ganjar pun menyinggung liberalisasi di jaman Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto terkait bantuan luar negeri, termasuk pangan yang disebut Inter-Governmental Group On Indonesia (IGGI).
Baca juga: Ganjar Pranowo Ingin Kembalikan Roh Indonesia sebagai Negara Agraris
“Kita dulu ketakutan karena ada IGGI, kemudian Michel Camdessus (bersedekap tangan) menunggui Pak Harto waktu itu tanda tangan menunduk. Waktu itu gambarnya, visualnya betul-betul menjadi dramatik vision, yang muncul pada saat itu dan ternyata liberalisasi seluruh pangan yang ada. Nggak boleh urusan rakyat nggak boleh diliberalisasi, perut rakyat,” ujar Ganjar pada dialog Sang Kandidat bersama Ganjar, Kamis (30/11/2023)
Oleh karena itu, Ganjar mengatakan Presiden Pertama RI Soekarno pernah menuliskan di salah satu prasasti pada saat pendirian Institut Pertanian Bogor (IPB) bahwa pangan dan pertanian adalah soal hidup matinya bangsa.
Ganjar pun menyinggung liberalisasi di jaman Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto terkait bantuan luar negeri, termasuk pangan yang disebut Inter-Governmental Group On Indonesia (IGGI).
Baca juga: Ganjar Pranowo Ingin Kembalikan Roh Indonesia sebagai Negara Agraris
“Kita dulu ketakutan karena ada IGGI, kemudian Michel Camdessus (bersedekap tangan) menunggui Pak Harto waktu itu tanda tangan menunduk. Waktu itu gambarnya, visualnya betul-betul menjadi dramatik vision, yang muncul pada saat itu dan ternyata liberalisasi seluruh pangan yang ada. Nggak boleh urusan rakyat nggak boleh diliberalisasi, perut rakyat,” ujar Ganjar pada dialog Sang Kandidat bersama Ganjar, Kamis (30/11/2023)
Oleh karena itu, Ganjar mengatakan Presiden Pertama RI Soekarno pernah menuliskan di salah satu prasasti pada saat pendirian Institut Pertanian Bogor (IPB) bahwa pangan dan pertanian adalah soal hidup matinya bangsa.
Lihat Juga :