Gus Yahya: Piagam PBB Kerap Dilanggar oleh Aktor Politik Dunia

Senin, 27 November 2023 - 14:34 WIB
loading...
Gus Yahya: Piagam PBB...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, piagam PBB kerap dilanggar oleh aktor politik dunia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan betapa besarnya tantangan yang dihadapi saat ingin mewujudkan perdamaian antarmanusia.

Hal itu disampaikan Gus Yahya panggilan KH Yahya Cholil Staquf saat menyampaikan pidato kunci pada Pleno II R20 ISORA di Hotel Park Hyatt, Senin (27/11/2023).

Gus Yahya menjelaskan beberapa abad yang lalu, umat manusia berada dalam era ketika menjadikan agama sebagai dasar dan senjata peperangan adalah hal yang wajar. Namun, terjadinya perang dunia pertama dan kedua mengantarkan masyarakat pada sebuah konsensus untuk menjaga perdamaian dunia yang ditandatangani di San Fransisco, Amerika Serikat pada 26 Juni 1945 dan disebut Piagam PBB.

Baca juga: Pesan Ketum PBNU ke 3 Capres 2024: Takutlah Kepada Tuhan dan Sayangi Rakyat

"Namun, pada praktiknya konsensus tersebut (Piagam PBB) seringkali dilanggar oleh para aktor politik dunia demi kepentingan masing-masing," jelas Gus Yahya.

Forum R20 ISORA menjadi wadah untuk memperkuat implementasi konsensus sebagai aturan tatanan dunia yang berdasarkan kesepekatan bersama, bukan hanya saling adu kekuatan.

Baca juga: Miko Peled Cucu Pendiri Negara Israel tapi Bela Palestina, Ini Alasannya

Gus Yahya mengungkapkan hal yang paling utama dari terselenggaranya forum ini adalah agar agama tidak lagi menjadi senjata atau dasar terjadinya konflik. Akan tetapi, agama hadir sebagai solusi dari berbagai permasalahan-permasalahan di dunia, terlebih konflik kemanusiaan.

Beberapa hari sebelum R20 ISORA dilaksanakan, terjadi perseteruan antara sekelompok muslim yang membela Palestina dan sekelompok kristen yang membela Israel di Bitung, Sulawesi Utara. Masing-masing kelompok merasa apa yang dilakukannya sebagai hal yang paling benar dan wajib dalam pemahaman mereka atas ajaran agama yang dianut.

Gus Yahya menanggapi hal itu sebagai sebuah tantangan besar yang nyata yang dihadapi saat ini. Menurutnya, dalam mewujudkan langkah perdamaian, umat beragama bukan harus saling ikut marah dan menyakiti kelompok lain yang dianggap tidak sejalan. Hal itu hanya akan menyakiti satu sama lain dan sama sekali tidak memberikan kontribusi apa pun terhadap kelompok yang dibela.

Forum R20 ISORA diharapkan bisa menjadi penguat yang bersumber dari para pemimpin agama atas konsensus yang berlaku untuk disepakati bersama dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Gus Yahya juga berharap para agamawan yang hadir bisa menggunakan otoritasnya untuk memobilisasi umat, termasuk para aktor global pemangku kekuasaan, ke arah kesadaran yang nyata untuk segera menghentikan konflik dan mewujudkan perdamaian dunia, terutama yang terjadi di Gaza, Palestina.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gus Ipul Ungkap Calon...
Gus Ipul Ungkap Calon Kuat Ketum PBNU: Nasaruddin Umar dan Gus Yahya
Muktamar ke-35 NU: Menghitung...
Muktamar ke-35 NU: Menghitung Fakta Pemilik Suara
Membaca Dinamika Menuju...
Membaca Dinamika Menuju Muktamar ke-35 NU
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
‘Perang Tiga Poros’...
‘Perang Tiga Poros’ di Muktamar NU 2026, dari Istana hingga Pesantren
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved