Nikahkan Putranya, Menteri Desa Halim Iskandar Sampaikan Pesan Menyentuh
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Gus Halim, sebagai anak laki-laki, sampai kapanpun, dimanapun, dalam posisi dan kondisi bagaimana pun, sang putera harus tetap menjadi putera seorang ibu yang dengan susah payah namun penuh ketulusan telah mengandung, melahirkan, merawat, serta mendoakan tanpa batas ruang dan waktu, hingga ibu dipanggil sang Ilahi robbi.
"Bila ada keteduhan yang membuatmu nyaman, itulah cinta ibu. Bila ada ketabahan yang luar biasa, itulah kasih sayang ibu. Bila ada orang yang paling berjasa, itulah tirakat ibu," katanya.
"Hidupmu dalam ridlo ibumu anakku. Itulah makanya Alvian anakku, kamu harus tetap menjadi putera ibu. Setelah menikah, ibu yang melahirkan isterimu adalah ibumu juga," lanjutnya.
"Anakku, Alvian, kamu adalah putera seorang ibu; Hj. Lilik Umi Nasriah binti Amin Sholeh. Romomu, putera seorang ibu; Hj. Muhassonah binti Hasbullah Salim," tutur Ketua DPP PKB Bidang Eksekutif dan Legislatif merangkap Ketua DPW PKB Jawa Timur ini.
"Bila ada keteduhan yang membuatmu nyaman, itulah cinta ibu. Bila ada ketabahan yang luar biasa, itulah kasih sayang ibu. Bila ada orang yang paling berjasa, itulah tirakat ibu," katanya.
"Hidupmu dalam ridlo ibumu anakku. Itulah makanya Alvian anakku, kamu harus tetap menjadi putera ibu. Setelah menikah, ibu yang melahirkan isterimu adalah ibumu juga," lanjutnya.
"Anakku, Alvian, kamu adalah putera seorang ibu; Hj. Lilik Umi Nasriah binti Amin Sholeh. Romomu, putera seorang ibu; Hj. Muhassonah binti Hasbullah Salim," tutur Ketua DPP PKB Bidang Eksekutif dan Legislatif merangkap Ketua DPW PKB Jawa Timur ini.
(dam)
Lihat Juga :