Politikus Demokrat: Salahkan Masa Lalu Jadi Kebiasaan Sahabat Kami PDIP

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 15:26 WIB
loading...
Politikus Demokrat:...
Mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat , Hinca Pandjaitan menyebut menyalahkan masa lalu menjadi kebiasaan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam dialektika bernegara.

Hal itu diungkapkan Hinca mengomentari pernyataan politikus PDIP Hendrawan Supraktikno yang menyebut Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan banyak proyek mangkrak.

Hendrawan menilai SBY meninggalkan ekonomi stabil, datar tapi sulit untuk diakselerasi. Pernyataan Hendrawan menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang menyebut kondisi ekonomi Indonesia pernah meroket saat periode kepemimpinan ayahhnya 2004-2014.

Menurut Hincara, kegagalan harus dihadapi. Tidak lantas menyalahkan masa lalu dalam dialektika bernegara.

"Kegagalan yang terjadi hari ini silakan dihadapi, menyalahkan masa lalu tampaknya jadi kebiasaan sahabat kami dari PDIP yg sulit hilang dari dialektika bernegara," tutur mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat ini melalui akun Twitternya, @hincapandjaitan, Jumat (7/8/2020). (Baca juga: Sering Berseberangan, Banyak Kader PDIP Justru Minta Rekomendasi Demokrat )

Hinca mengatakan, penguasa yabg tidak tenang, akan tertekn lalu menyerang.
"Penguasa yang tidak tenang biasanya sedang tertekan. Akhirnya hanya bisa menyerang. Menyedihkan," kata Hinca.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Berita Terkini
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved