Kades Karanganyar Diperintah Menghadap Polda Jateng, APDESI Curiga Adanya Politisasi
Sabtu, 25 November 2023 - 15:17 WIB
loading...
Ketua Umum APDESI Arifin Abdul Majid mencurigai adanya kepentingan politik dalam dalam perintah Pemkab Karanganyar kepada kepala desa (kades) di wilayahnya untuk menghadap penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( APDESI ) mencurigai ada politisasi dalam perintah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kepada kepala desa ( kades ) di wilayahnya untuk menghadap penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah. Para kades diminta membawa berkas keuangan desa dan memberikan keterangan.
"Saya takutnya ada konteks yang tidak ikut mendukung salah satu paslon (pasangan calon presiden dan wakil presiden), takutnya masuk ke ranah politisasi. Kalau penyimpangan dana desa ya boleh saja, tapi kan ada Inspektorat, APH. Saya agak curiga juga ada unsur politik, ini agak berat seolah-olah saya mendukung," kata Ketua Umum APDESI Arifin Abdul Majid kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu, (25/11/2023).
Arifin mempertanyakan maksud dari perintah menghadap penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng. Apakah murni urusan hukum atau politisasi.
Baca juga: Kades Deklarasi Dukung Capres, TPN Ganjar-Mahfud Nantikan Sikap Bawaslu
"Apakah itu memang polisi memanggil salah satu kades di satu tempat berkaitan dengan kecurigaan penyelewengan keuangan desa atau dimanfaatkan oleh politisasi," ujarnya.
"Saya takutnya ada konteks yang tidak ikut mendukung salah satu paslon (pasangan calon presiden dan wakil presiden), takutnya masuk ke ranah politisasi. Kalau penyimpangan dana desa ya boleh saja, tapi kan ada Inspektorat, APH. Saya agak curiga juga ada unsur politik, ini agak berat seolah-olah saya mendukung," kata Ketua Umum APDESI Arifin Abdul Majid kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu, (25/11/2023).
Arifin mempertanyakan maksud dari perintah menghadap penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng. Apakah murni urusan hukum atau politisasi.
Baca juga: Kades Deklarasi Dukung Capres, TPN Ganjar-Mahfud Nantikan Sikap Bawaslu
"Apakah itu memang polisi memanggil salah satu kades di satu tempat berkaitan dengan kecurigaan penyelewengan keuangan desa atau dimanfaatkan oleh politisasi," ujarnya.
Lihat Juga :