200 Kg Sabu Masuk Indonesia, Polri Diminta Pelototi Wilayah Perbatasan
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kita patut curiga bahwa masuknya narkoba ke Indonesia tak semata menguntungkan para pengedar dari segi ekonomi saja. Melainkan juga patut dicurigai sebagai aksi untuk melemahkan kedaulatan bangsa Indonesia. Dengan semakin meningkatkan kewaspadaan, semakin besar peluang Indonesia terlepas dari jerat narkoba," tandas Bamsoet.(Baca juga: Soal Kondisi Ekonomi, Presiden PKS Sarankan Jokowi Minta Maaf )
Karena itu, Bamsoet menekankan perlunya Polri membangun kerjasama erat dengan kepolisian di berbagai negara, khususnya Asia Tenggara. Karena tak hanya Indonesia yang dihujani narkoba, negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Filipina dan lainnya juga punya masalah serupa. Selain narkoba, peredaran obat-obatan sintesis seperti metamfetamin dan fentanyl juga perlu diwaspadai.
"Kuncinya ada di penegakan hukum. Selain memberikan efek jera, penegakan hukum terhadap para bandar dan pengedar juga harus memberikan sinyal kuat kepada dunia bahwa Indonesia tak main-main dalam memberantas narkoba," ujar Bamsoet.
abdul rochim
Karena itu, Bamsoet menekankan perlunya Polri membangun kerjasama erat dengan kepolisian di berbagai negara, khususnya Asia Tenggara. Karena tak hanya Indonesia yang dihujani narkoba, negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Filipina dan lainnya juga punya masalah serupa. Selain narkoba, peredaran obat-obatan sintesis seperti metamfetamin dan fentanyl juga perlu diwaspadai.
"Kuncinya ada di penegakan hukum. Selain memberikan efek jera, penegakan hukum terhadap para bandar dan pengedar juga harus memberikan sinyal kuat kepada dunia bahwa Indonesia tak main-main dalam memberantas narkoba," ujar Bamsoet.
abdul rochim
(dam)
Lihat Juga :