TPN Ganjar-Mahfud Singgung Isu Pengangguran di Indonesia, Ini 5 Faktor Penyebabnya
Minggu, 19 November 2023 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi mindset-nya harus diubah dulu. Ini urgensi, ini bukan soal angka tujuh, enggak. Kalau kurang dari 7%, rakyat Indonesia nganggur lebih banyak daripada yang bekerja, itu bahaya banget. Jadi itu masalah penting," ungkapnya.
Baca juga: Terbaru, Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi: Wakasau hingga Danjen Akademi TNI
Pentingnya mencapai target pertumbuhan ekonomi ini dikaitkan dengan antisipasi terhadap potensi masalah sosial yang dapat muncul, terutama jika tingkat pengangguran tidak terkendali, terlebih lagi di tengah bonus demografi yang sedang berlangsung.
Dengan demikian, penciptaan lapangan kerja menjadi suatu keharusan untuk mengoptimalkan potensi bonus demografi Indonesia, menjadikannya sebagai sumber daya yang produktif dan berdaya saing.
Kondisi di mana lulusan baru atau pekerja pemula masuk ke pasar kerja tanpa memiliki pengalaman yang cukup atau keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pada saat yang sama, beberapa industri mungkin mengharapkan pekerja memiliki pengalaman kerja sebelumnya, sehingga menciptakan kesenjangan antara kualifikasi yang dimiliki pekerja baru dan harapan pekerjaan.
Peningkatan kompleksitas pekerjaan dan perubahan kebutuhan pasar kerja membuat sulit bagi pekerja yang sudah berpengalaman untuk mempelajari keterampilan baru yang dibutuhkan. Terutama di era di mana perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar berlangsung cepat, pekerja yang sulit menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut dapat menghadapi risiko pengangguran karena keterampilan mereka menjadi usang.
Baca juga: Terbaru, Panglima TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi: Wakasau hingga Danjen Akademi TNI
Pentingnya mencapai target pertumbuhan ekonomi ini dikaitkan dengan antisipasi terhadap potensi masalah sosial yang dapat muncul, terutama jika tingkat pengangguran tidak terkendali, terlebih lagi di tengah bonus demografi yang sedang berlangsung.
Dengan demikian, penciptaan lapangan kerja menjadi suatu keharusan untuk mengoptimalkan potensi bonus demografi Indonesia, menjadikannya sebagai sumber daya yang produktif dan berdaya saing.
Mari kita pahami dulu faktor mengapa bisa terjadi pengangguran. Simak 4 Faktor ini:
1. Ketidaseimbangan antara Pekerjaan dan Jumlah Tenaga Kerja
Terjadi ketidaseimbangan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja dalam suatu industri atau sektor ekonomi tertentu. Misalnya, adanya peningkatan permintaan pekerja di sektor teknologi informasi, tetapi ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan khusus tersebut masih terbatas. Sebaliknya, dalam sektor lain mungkin terdapat kelebihan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan permintaan pasar.2. Kemajuan Teknologi
Adanya otomatisasi dan perkembangan teknologi yang menggantikan pekerjaan manusia. Seiring dengan kemajuan teknologi, beberapa pekerjaan menjadi otomatis atau digantikan oleh mesin, robot, atau kecerdasan buatan. Hal ini dapat menyebabkan pengangguran struktural di mana pekerja yang kehilangan pekerjaan sulit untuk menemukan pekerjaan baru tanpa keterampilan yang sesuai.3. Pekerja Baru Memasuki Dunia Kerja
Kondisi di mana lulusan baru atau pekerja pemula masuk ke pasar kerja tanpa memiliki pengalaman yang cukup atau keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pada saat yang sama, beberapa industri mungkin mengharapkan pekerja memiliki pengalaman kerja sebelumnya, sehingga menciptakan kesenjangan antara kualifikasi yang dimiliki pekerja baru dan harapan pekerjaan.
4. Sulitnya Mempelajari Keterampilan Baru
Peningkatan kompleksitas pekerjaan dan perubahan kebutuhan pasar kerja membuat sulit bagi pekerja yang sudah berpengalaman untuk mempelajari keterampilan baru yang dibutuhkan. Terutama di era di mana perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar berlangsung cepat, pekerja yang sulit menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut dapat menghadapi risiko pengangguran karena keterampilan mereka menjadi usang.
(cip)
Lihat Juga :