Pidato Ganjar di KPU Gambarkan Kondisi Demokrasi Indonesia Tidak Baik-baik Saja
Jum'at, 17 November 2023 - 00:06 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini menyebabkan harapan atas momen pilpres untuk menuju Persatuan Indonesia sesuai sila ketiga Pancasila dan nomor urut pasangan Ganjar-Mahfud melalui politik riang gembira tercederai suguhan drama korea (drakor) yang membuat demokrasi di Indonesia tidak baik-baik saja.
Sementara, dua pasangan lainnya yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka secara normatif sama-sama menekankan tentang pemilu yang fair dan bebas kecurangan.
Cawapres Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya sportivitas dalam Pilpres 2024 layaknya pertandingan sepak bola. Penonton adalah warga yang bersuara dan mencatat apabila terjadi kecurangan.
Kemudian, Capres Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemilu yang berlangsung secara adil dan tanpa kecurangan. Pidato Prabowo tentang pentingnya pemilu fair dan jujur perlu mendapat catatan kritis. Sebab, pasangannya Gibran merupakan bagian dari keluarga dinasti Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Apalagi Gibran tampil menjadi cawapres dalam proses politik yang lahir melalui proses yuridis yang cacat etis. Sehingga, hal ini memunculkan kontradiksi antara penegasan yang disampaikan dengan realitas politik yang terjadi.
Sementara, dua pasangan lainnya yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar maupun Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka secara normatif sama-sama menekankan tentang pemilu yang fair dan bebas kecurangan.
Cawapres Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya sportivitas dalam Pilpres 2024 layaknya pertandingan sepak bola. Penonton adalah warga yang bersuara dan mencatat apabila terjadi kecurangan.
Kemudian, Capres Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemilu yang berlangsung secara adil dan tanpa kecurangan. Pidato Prabowo tentang pentingnya pemilu fair dan jujur perlu mendapat catatan kritis. Sebab, pasangannya Gibran merupakan bagian dari keluarga dinasti Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Apalagi Gibran tampil menjadi cawapres dalam proses politik yang lahir melalui proses yuridis yang cacat etis. Sehingga, hal ini memunculkan kontradiksi antara penegasan yang disampaikan dengan realitas politik yang terjadi.
(jon)
Lihat Juga :