DJKI Berikan Penghargaan kepada 30 Penyewa di ITC Mangga Dua
Selasa, 14 November 2023 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
“Hal ini bukanlah pekerjaan yang ringan, karena seperti yang kita ketahui ITC Mangga Dua sudah lama berjalan, maka kami secara perlahan-lahan memberikan edukasi pencegahan, pelindungan, dan penegakan hukum betapa pentingnya menggunakan produk lokal identitas sendiri,” tuturnya.
Menurutnya, hal ini bukan hanya kewajiban DJKI semata, tetapi DJKI tetap terus berusaha dan berjuang memberikan edukasi kepada para penyewa dan menghindari permasalahan hukum. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sadar kekayaan intelektual.
“Mari kita mulai dari diri sendiri untuk membeli, menggunakan, dan memakai produk yang berasal dari negara sendiri. Hilangkan kebiasaan serta budaya yang kurang baik seperti bergaya perlente tetapi menggunakan barang palsu,”ujarnya.
Selain itu, DJKI juga bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam rangka meminimalisir peredaran produk-produk barang yang ada di pasaran. Hal tersebut juga merupakan bentuk perwujudan pemerintah hadir di kalangan masyarakat untuk memutus mata rantai penjualan-penjualan yang melanggar KI pada pusat perbelanjaan.
“Program unggulan Sertifikasi Pusat Perbelanjaan dilaksanakan dengan pertimbangan bahwa di pusat-pusat perbelanjaan, baik tradisional maupun modern, merupakan salah satu mata rantai maraknya penyebaran penjualan barang yang diduga melanggar KI,” kata Baby.
Menurutnya, hal ini bukan hanya kewajiban DJKI semata, tetapi DJKI tetap terus berusaha dan berjuang memberikan edukasi kepada para penyewa dan menghindari permasalahan hukum. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sadar kekayaan intelektual.
“Mari kita mulai dari diri sendiri untuk membeli, menggunakan, dan memakai produk yang berasal dari negara sendiri. Hilangkan kebiasaan serta budaya yang kurang baik seperti bergaya perlente tetapi menggunakan barang palsu,”ujarnya.
Selain itu, DJKI juga bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam rangka meminimalisir peredaran produk-produk barang yang ada di pasaran. Hal tersebut juga merupakan bentuk perwujudan pemerintah hadir di kalangan masyarakat untuk memutus mata rantai penjualan-penjualan yang melanggar KI pada pusat perbelanjaan.
“Program unggulan Sertifikasi Pusat Perbelanjaan dilaksanakan dengan pertimbangan bahwa di pusat-pusat perbelanjaan, baik tradisional maupun modern, merupakan salah satu mata rantai maraknya penyebaran penjualan barang yang diduga melanggar KI,” kata Baby.
Lihat Juga :