Tren Perundungan di Medsos Naik, Peran Satgas Anti Bullying Perlu Ditingkatkan
Senin, 13 November 2023 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia akan memasuki masa puncak bonus demografi pada 2030, 68% penduduk berusia produktif. Dengan penetrasi media sosial yang begitu masif tapi perilaku cyberbullying yang begitu tinggi, bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi. Sebab generasi usia produktifnya lahir dari ekosistem cyberbullying yang membungkam seluruh potensi yang dimiliki.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mendorong sekolah membentuk Satgas Anti Bullying yang di dalamnya termasuk cyberbullying. Namun demikian, kata Hardjuno, tugas, peran, dan peraturan mekanisme Satgas ini perlu diformulasikan lebih tegas dan jelas untuk memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tindakan guna melindungi korban khususnya korban perundungan siber.
Baca juga: Tokoh Pemuda Jakbar Soroti Maraknya Bullying di Sekolah
"Maksud saya, selain bullying konvensional, Satgas di sekolah ini juga memberi perhatian penuh pada cyberbullying. Gangguan mental itu ancaman nyata," kata Staf Ahli Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini.
"Idealnya, Satgas Anti Cyberbullying ini terdiri dari berbagai elemen, mulai dari unsur perwakilan guru, siswa, dan orang tua," kata Hardjuno.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mendorong sekolah membentuk Satgas Anti Bullying yang di dalamnya termasuk cyberbullying. Namun demikian, kata Hardjuno, tugas, peran, dan peraturan mekanisme Satgas ini perlu diformulasikan lebih tegas dan jelas untuk memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tindakan guna melindungi korban khususnya korban perundungan siber.
Baca juga: Tokoh Pemuda Jakbar Soroti Maraknya Bullying di Sekolah
"Maksud saya, selain bullying konvensional, Satgas di sekolah ini juga memberi perhatian penuh pada cyberbullying. Gangguan mental itu ancaman nyata," kata Staf Ahli Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini.
"Idealnya, Satgas Anti Cyberbullying ini terdiri dari berbagai elemen, mulai dari unsur perwakilan guru, siswa, dan orang tua," kata Hardjuno.
Lihat Juga :