Komisi I DPR RI Resmi Bentuk Panja Netralitas TNI, Dipimpin Utut Adianto
Senin, 13 November 2023 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, kata politikus Partai Golkar ini, calon Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah siap atas pembentukan Panja Netralitas TNI.
"Dan insya Allah ini menepis kekhawatiran semua. Tadi beliau sudah menyatakan tegas tidak ada keraguan kepada TNI untuk hal netralitas dan Komisi I juga akan mengawal melalui Panja. Mudah-mudahan di situ teman-teman media juga sudah yakin dan confident. Insya Allah pemilu akan netral," tandasnya.
Jenderal Agus Subiyanto mengatakan TNI akan bersikap netral pada Pemilu 2024. "Saya sudah sampaikan kepada Komisi I bahwa kita TNI koridornya sudah jelas bahwa netralitas TNI harga mati," tutur Agus saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).
Baca Juga: Netralitas TNI di Pemilu 2024
Agus menegaskan, netralitas TNI telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam aturan itu, TNI dilarang tegas berpolitik praktis.
"Kemudian juga UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, apabila TNI berpolitik praktis, akan dikenakan hukuman pidana atupun disiplin, hukuman disiplin dari atasannya," terang Agus.
"Dan insya Allah ini menepis kekhawatiran semua. Tadi beliau sudah menyatakan tegas tidak ada keraguan kepada TNI untuk hal netralitas dan Komisi I juga akan mengawal melalui Panja. Mudah-mudahan di situ teman-teman media juga sudah yakin dan confident. Insya Allah pemilu akan netral," tandasnya.
Jenderal Agus Subiyanto mengatakan TNI akan bersikap netral pada Pemilu 2024. "Saya sudah sampaikan kepada Komisi I bahwa kita TNI koridornya sudah jelas bahwa netralitas TNI harga mati," tutur Agus saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).
Baca Juga: Netralitas TNI di Pemilu 2024
Agus menegaskan, netralitas TNI telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam aturan itu, TNI dilarang tegas berpolitik praktis.
"Kemudian juga UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, apabila TNI berpolitik praktis, akan dikenakan hukuman pidana atupun disiplin, hukuman disiplin dari atasannya," terang Agus.
Lihat Juga :