Jubir TPN Ungkap Dugaan Komandan Kepolisian Arahkan Prajurit Menangkan Prabowo-Gibran
Minggu, 12 November 2023 - 00:15 WIB
loading...
Diskusi media bertajuk Perusakan Baliho Ganjar di Sumut yang digelar Media Center TPN Ganjar-Mahfud di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2023). FOTO/MPI/FELLDY UTAMA
A
A
A
JAKARTA - Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono mengungkap ada dugaan keterlibatan komandan kepolisian dalam Pemilu 2024. Aiman mengaku menerima keluhan dari rekannya yang merupakan anggota kepolisian.
Beberapa dari mereka, kata Aiman, mengaku diperintahkan untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Saya mendapat sejumlah informasi dari beberapa teman teman di kepolisian, yang mereka keberatan karena diminta oleh komandannya," kata Aiman kepada wartawan, Sabtu (11/11/2023).
"Nggak tahu nih komandan sampai di tingkat daerah, atau di tingkat pusat misalnya, tidak disebutkan yang meminta untuk mengarahkan atau membantu pemenangan dari pasangan Prabowo-Gibran," katanya.
Aiman menjelaskan, informasi tersebut tidak hanya dari satu orang, tapi ia dapatkan dari sejumlah rekan di kepolisian. Kendati demikian, Aiman meyakini hal itu dilakukan oleh oknum polisi, bukan secara institusi.
"Nah saya yakin di institusi kepolisian juga banyak sekali, bukan banyak yah, banyak sekali yang masih memiliki nurani dan kemudian juga mempertahankan idealismenya, mempertahankan netralitasnya," katanya.
Beberapa dari mereka, kata Aiman, mengaku diperintahkan untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Saya mendapat sejumlah informasi dari beberapa teman teman di kepolisian, yang mereka keberatan karena diminta oleh komandannya," kata Aiman kepada wartawan, Sabtu (11/11/2023).
"Nggak tahu nih komandan sampai di tingkat daerah, atau di tingkat pusat misalnya, tidak disebutkan yang meminta untuk mengarahkan atau membantu pemenangan dari pasangan Prabowo-Gibran," katanya.
Aiman menjelaskan, informasi tersebut tidak hanya dari satu orang, tapi ia dapatkan dari sejumlah rekan di kepolisian. Kendati demikian, Aiman meyakini hal itu dilakukan oleh oknum polisi, bukan secara institusi.
"Nah saya yakin di institusi kepolisian juga banyak sekali, bukan banyak yah, banyak sekali yang masih memiliki nurani dan kemudian juga mempertahankan idealismenya, mempertahankan netralitasnya," katanya.
Lihat Juga :