Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmen Perlindungan WNI Dalam Agenda Pilpres 2024

Rabu, 08 November 2023 - 23:28 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Tegaskan...
Capres Ganjar Pranowo telah merancang tiga kebijakan untuk perlindungan WNI sebagai bagian dari agenda kampanye Pilpres 2024. Foto: Dok MPI
A A A
JAKARTA - Capres Ganjar Pranowo telah merancang tiga kebijakan untuk perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai bagian dari agenda kampanye Pilpres 2024. Tiga kebijakan tersebut melibatkan perlindungan pekerja migran Indonesia, pengelolaan diaspora, dan mencapai target Indonesia menjadi bebas visa di 120 negara.

Mantan Gubernur Jateng itu menuturkan peningkatan kasus pekerja migran yang tidak terdokumentasi disebabkan oleh tindak kejahatan perdagangan orang atau human trafficking. Informasi ini didapatnya melalui sumber-sumber di pejabat tinggi pemerintahan di Kamboja dan Somalia.

"Ternyata ada semacam trafficking di sana," kata Ganjar ketika menyampaikan Pidato Arah dan Strategi Politik Luar Negeri Calon Presiden yang disiarkan di YouTube CSIS Indonesia, Selasa (7/11/2023).

Baca juga: Kolaborasi Bersama Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Dalam upaya mengurangi jumlah kasus pekerja migran Indonesia yang tidak terdokumentasi, Ganjar berkomitmen mendorong para diplomat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara terkait agar proaktif membuka komunikasi dan cepat merespons segala jenis laporan tentang isu-isu yang berkaitan dengan pekerja migran Indonesia.

Dia ingin isu tersebut segera ditangani karena human trafficking termasuk masalah serius. "Andaikan ada sesuatu bisa cepat ditangani. Dan ternyata ini masalah besar, ada kekerasan fisik, penyanderaan, human trafficking sehingga butuh kerja sama internasional untuk perlindungan pekerja migran kita," ujarnya.

Ganjar menekankan perlindungan pekerja migran merupakan prioritas yang perlu segera diimplementasikan. Langkah ini merespons temuan Kementerian Luar Negeri per Juni 2023 yang mencatat terdapat 18.820 kasus pekerja migran Indonesia yang belum tercatat secara resmi.

Dia juga menyoroti sekitar 60 persen diaspora Indonesia berencana pulang ke Indonesia, namun banyak dari mereka belum melakukannya karena kesulitan menemukan peluang karier yang memadai di Tanah Air.

Dalam pandangan Ganjar, salah satu cara memberikan peluang karier kepada diaspora Indonesia adalah dengan mengintegrasikan mereka dalam riset dan inovasi yang akan memperkuat sektor industri nasional.

Jika terpilih sebagai presiden 2024, Ganjar akan berusaha mencapai target Indonesia memiliki perjanjian bebas visa dengan 120 negara. Saat ini, hanya ada 74 negara yang memberikan fasilitas bebas visa untuk pemegang paspor Indonesia.

Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengamankan WNI baik di dalam maupun luar negeri sekaligus menjelaskan rencana dan langkah yang akan diambilnya jika terpilih sebagai presiden.

Pria berambut putih itu menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam memberikan perlindungan yang maksimal kepada WNI, terutama saat situasi darurat, konflik, atau krisis terjadi di luar negeri.

Menurut Ganjar, kewajiban pemerintah tidak hanya berlaku di dalam wilayah Indonesia melainkan juga melibatkan perlindungan WNI di seluruh penjuru dunia.

Isu politik luar negeri merupakan bagian yang terdokumentasi dalam visi-misi Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang disebut Menuju Indonesia Unggul. Dalam proposal tersebut, Ganjar-Mahfud menyampaikan upaya untuk mempercepat peningkatan kontribusi Indonesia dalam mewujudkan tata kelola dunia yang lebih adil melalui pendekatan politik luar negeri yang bebas aktif.

Salah satu langkah yang diambil, upaya untuk meningkatkan peran diplomasi dan kedutaan besar sebagai faktor utama dalam mendukung ekspor, melindungi pekerja migran Indonesia, serta memberikan layanan yang responsif kepada WNI di luar negeri.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Budisatrio : Pemulangan...
Budisatrio : Pemulangan 9 WNI Bukti Nyata Efektivitas Diplomasi RI
Menteri Israel Hina...
Menteri Israel Hina Para Aktivis Global Sumud Flotilla yang Dipaksa Berlutut, Dunia Marah
Rekomendasi
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Berita Terkini
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Infografis
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved