Doni Monardo: COVID-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
"Siapa kelompok rentan? lansia (lanjut usia) dan pemilik pengorbit, penyakit penyerta," sambungnya. (Lihat grafis: Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer China)
Oleh karenanya, Doni pun mengimbau pihak rumah sakit dan dokter-dokternya untuk selalu mengingatkan bahaya COVID-19 kepada pasien-pasiennya yang menderita atau memiliki riwayat penyakit seperti jantung, diabetes, hipertensi, ginjal, kanker, dan sebagainya. "Walaupun saat ini mereka tidak sakit, tapi perlu diingatkan (bahaya COVID-19)," tegasnya lagi.
Diakuinya, kelompok masyarakat berusia muda dan sehat serta tidak memiliki penyakit penyerta umumnya kembali pulih setelah terinfeksi COVID-19. Dia mencontohkan kondisi pasien COVID-19 di klaster Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung, Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) di Kota Cimahi, hingga klaster Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri di Kota Sukabumi yang mayoritas sudah kembali pulih.
Dia menyebutkan, di Secapa AD hanya tersisa 114 orang saja yang masih berstatus positif COVID-19 dari total 1.308 orang yang terpapar. Sedangkan di Pusdikpom dan Setukpa Polri seluruhnya atau 100 persen pasien COVID-19 telah kembali pulih. (Baca juga: Sebanyak Lebih dari 300.000 Pelamar CPNS Sudah Pilih Lokasi Tes SKB)
"Artinya, mereka yang fisiknya bagus, imunitas tinggi, mau melaksanakan program-program pemulihan dengan serius, ,disiplin akan pulih. Tetapi mereka yang punya penyakit penyerta, sangat fatal, 85 persen angka kematian kita adalah karena pengorbit," tandasnya.
Oleh karenanya, Doni pun mengimbau pihak rumah sakit dan dokter-dokternya untuk selalu mengingatkan bahaya COVID-19 kepada pasien-pasiennya yang menderita atau memiliki riwayat penyakit seperti jantung, diabetes, hipertensi, ginjal, kanker, dan sebagainya. "Walaupun saat ini mereka tidak sakit, tapi perlu diingatkan (bahaya COVID-19)," tegasnya lagi.
Diakuinya, kelompok masyarakat berusia muda dan sehat serta tidak memiliki penyakit penyerta umumnya kembali pulih setelah terinfeksi COVID-19. Dia mencontohkan kondisi pasien COVID-19 di klaster Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung, Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) di Kota Cimahi, hingga klaster Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri di Kota Sukabumi yang mayoritas sudah kembali pulih.
Dia menyebutkan, di Secapa AD hanya tersisa 114 orang saja yang masih berstatus positif COVID-19 dari total 1.308 orang yang terpapar. Sedangkan di Pusdikpom dan Setukpa Polri seluruhnya atau 100 persen pasien COVID-19 telah kembali pulih. (Baca juga: Sebanyak Lebih dari 300.000 Pelamar CPNS Sudah Pilih Lokasi Tes SKB)
"Artinya, mereka yang fisiknya bagus, imunitas tinggi, mau melaksanakan program-program pemulihan dengan serius, ,disiplin akan pulih. Tetapi mereka yang punya penyakit penyerta, sangat fatal, 85 persen angka kematian kita adalah karena pengorbit," tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :