11 KSAD Kelahiran Jawa Tengah, Nomor 3 Gugur Ditembak PKI
Minggu, 05 November 2023 - 05:56 WIB
loading...
A
A
A

4. Jenderal TNI (Purn) Soerono Reksodimedjo
Orang nomor satu di TNI AD ini merupakan kelahiran Banyumas, Jawa Tengah pada 6 September 1923. Soerono tercatat sebagai KSAD ke-10 yang menjabat sejak 27 April 1973 – 10 Mei 1974.Mengawali karier militernya sebagai Kaizabu Syutjo/Dainippon, kemudian Syudanco/PETA, Soerono banyak merupakan perwira TNI AD dengan karier yang cukup cemerlang. Dia pernah menduduki sejumlah posisi strategis di antaranya, Gubernur AMN, Magelang kemudian Pangdam IV Diponegoro dan Pangkowilhan II Jawa Madura.
Soerono kemudian menduduki jabatan tertinggi di TNI AD dengan menjabat KSAD selama setahun sejak 1973 hingga 1974. Dia kemudian diangkat menjadi Wakil Panglima ABRI. Selain di militer, Soerono juga pernah menduduki Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) dan Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) di era pemerintahan Presiden Soeharto.

5. Jenderal TNI (Purn) Poniman
KSAD kelahiran Jawa Tengah lainnya yakni, Jenderal TNI (Purn) Poniman. Lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah pada 18 Juli 1926, Poniman tercatat sebagai KSAD ke-13 yang menjabat selama tiga tahun pada periode 1980-1983.Mengawali karier militernya dengan menjadi tentara sukarela Pembela Tanah Air (PETA), Poniman merupakan prajurit TNI yang sangat cerdas. Tak heran, berbagai posisi penting di TNI AD dipercayakan kepada Poniman di antaranya, Danrem Purwakarta Kodam VI/Siliwangi, Danrem Priateng Kodam VI/Siliwangi, dan Danrem Suryakencana Kodam VI/Siliwangi.
Kariernya terus meningkat, Poniman diangkat menjadi Pangdam III/17 Agustus, kemudian Pangdam XV/Pattimura, hingga Pangdam V/Jayakarta. Kariernya terus mentereng, Poniman selanjutnya dipercaya menjadi Pangkostrad, Pangkowilhan I, Deputi KSAD sebelum akhirnya menjadi KSAD.

6. Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto
Tokoh militer Indonesia kelahiran Magelang, Jawa Tengah pada 14 November 1948 ini tercatat sebagai KSAD ke-21. Tyasno Sudarto menjabat KSAD selama setahun sejak 1999 hingga 2000.Mantan Pangdam IV/Diponegoro ini merupakan abituren atau Akademi Militer (Akmil) 1970. Selama pengabdiannya di TNI, mantan Kepala BAIS TNI ini pernah diterjunkan dalam Operasi Seroja di Timor Timur (Timtim) sekarang bernama Timor Leste. Setelah menjabat Kepala BAIS TNI, Tyasno Sudarto akhirnya diangkat menjadi KSAD.

7. Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto
Mengutip informasi dari buku berjudul “Profil Kepala Staf Angkatan Darat ke-1 sampai dengan ke-26” yang diterbitkan Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjaharahad) disebutkan Endriartono Sutarto lahir di Purworejo, pada 29 April 1947.Usai lulus SMA, Endriartono Sutarto memutuskan untuk masuk AKABRI dan lulus pada 1971. Sepanjang kariernya di militer, Endriartono Sutarto meraih puncaknya ketika menjadi Panglima TNI. Posisi ini ditempatinya pada periode 2002-2006.
Sebelum ditunjuk menjadi Panglima TNI, Jenderal kelahiran Jawa Tengah ini juga sempat menduduki sejumlah jabatan penting lainnya di TNI seperti Danpaspampres (1997-1998), Dansesko TNI (1999-2000), hingga KSAD (2000-2002).

8. Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso
Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 8 September 1952. Dia tercatat sebagai KSAD ke-24 yang menjabat pada 2005 di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Lihat Juga :