Yahukimo Kekurangan Pangan, Partai Perindo Minta Pemerintah Cepat Tanggap

Jum'at, 03 November 2023 - 15:52 WIB
loading...
Yahukimo Kekurangan...
Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan menanggapi pernyataan Wakil Presiden Maruf Amin yang menyampaikan bahwa warga Yahukimo tidak meninggal karena kelaparan tetapi karena kekurangan pangan. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan menanggapi pernyataan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang menyampaikan bahwa warga Yahukimo tidak meninggal karena kelaparan tetapi karena kekurangan pangan. Menurut Yerry, jika dikaji lebih lanjut, arti kelaparan menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) adalah menderita lapar karena tidak ada yang dimakan.

"Jadi warga Yahukimo itu mati karena kekurangan pangan sama saja dengan mati karena kelaparan," ujar Yerry kepada wartawan, Jumat (3/11/2023).

Yerry --- yang juga merupakan Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial ini menyayangkan laporan dari Bupati Yahukimo kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang menyebutkan bahwa di Kabupaten Yahukimo tidak ada yang mati kelaparan tetapi kekurangan pangan, seperti dikutip dari kanal YouTube Wakil Presiden RI, Rabu (1/11/2023).

Baca juga: Partai Perindo Minta Bencana Kelaparan di Yahukimo Papua Segera Ditangani

"Sebenarnya kan sudah jelas bahwa akibat kekeringan panjang, maka berdampak pada gagalnya hasil panen komoditas pangan, berakibat pada kekurangan pangan. Kekurangan pangan tidak diatasi, apalagi pada warga miskin yang tidak mampu membeli bahan pangan, berakibat lapar berkelanjutan alias kelaparan. Kelaparan tidak diatasi berujung kematian, logikanya begitu," kata Yerry.

Politisi partai Perindo -- yang maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini --menyayangkan lambannya tindakan pemerintah sehingga harus jatuh korban jiwa akibat ketiadaan pangan.

"Harusnya kalau tiga atau empat bulan yang lalu pemerintah sudah bergerak menyalurkan bantuan bahan pangan, maka 22 nyawa warga Yahukimo itu tidak harus melayang karena kekurangan pangan alias kelaparan," ujarnya.

Sebagai partai yang peduli pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat, Partai Perindo minta pemerintah lebih cepat tanggap dan memetakan daerah-daerah rawan pangan akibat kemarau panjang.

"Bukan hanya di Papua, beberapa Kabupaten di NTT seperti Kabupaten Sikka juga kekurangan pangan akibat kekeringan. Jangan lagi ada warga meregang nyawa akibat kekurangan pangan padahal pemerintah dapat menolong," pungkas Yerry.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Berita Terkini
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved