Cuaca Sepekan ke Depan, BMKG: Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat
Jum'at, 03 November 2023 - 07:20 WIB
loading...
BMKG menyebut sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sepekan ke depan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca sepekan ke depan, mulai 3 hingga 9 November 2023. Terpantau, sejumlah wilayah akan diguyur hujan sedang hingga lebat.
BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi adanya aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator diprakirakan aktif di wilayah Aceh, Maluku, dan Papua dalam sepekan ke depan. Gelombang atmosfer Kelvin juga terpantau berada di wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.
“Sehingga, faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” ungkap BMKG, dikutip Jumat (3/11/2023).
Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di Selat Malaka, di Laut Natuna, di perairan utara papua dan di Papua bag selatan yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Selat Malaka bagian utara, dari Sumatra Utara hingga Semenanjung Malaysia, di Laut Cina Selatan, dari Kalimantan Barat bag utara hingga Kalimantan Utara, di Papua Barat dan di Papua.
Baca juga: El Nino Diprediksi hingga Februari 2024, BMKG Ingatkan Dampak Lanjutan Kemarau
BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi adanya aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator diprakirakan aktif di wilayah Aceh, Maluku, dan Papua dalam sepekan ke depan. Gelombang atmosfer Kelvin juga terpantau berada di wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.
“Sehingga, faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” ungkap BMKG, dikutip Jumat (3/11/2023).
Selain itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di Selat Malaka, di Laut Natuna, di perairan utara papua dan di Papua bag selatan yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Selat Malaka bagian utara, dari Sumatra Utara hingga Semenanjung Malaysia, di Laut Cina Selatan, dari Kalimantan Barat bag utara hingga Kalimantan Utara, di Papua Barat dan di Papua.
Baca juga: El Nino Diprediksi hingga Februari 2024, BMKG Ingatkan Dampak Lanjutan Kemarau
Lihat Juga :